oleh

PSBB, Pemburu Menu Takjil Marak

INDRAMAYU-Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di bulan Ramadan seperti tidak terlalu berpengaruh bagi pedagang takjil dan warga yang mencari menu berbuka puasa di Jatibarang.

Meskipun pemerintah kecamatan setempat berupaya melalukan penyekatan jalan, namun para pencari menu berbuka puasa tetap tidak bisa dibendung.

Seperti yang terlihat di Jalan Mayor Dasuki Jatibarang, Rabu (13/5). Baik pedagang kaki lima (PKL) dan warga tampak memadati jalan yang menjadi pusat makanan menu takjil setiap bulan Ramadan itu.

Salah seorang warga, Seto (48) mengaku, setiap hari selama bulan Ramadan masih mendatangi tempat penjualan takjil yang ada di Jalan Mayor Dasuki Jatibarang. Dikatakannya, kegiatan mencari takjil untuk menu berbuka sudah menjadi kegiatan rutinas masyarakat Indramayu saat bulan Ramadan.

“Seperti ada yang kurang saat bulan Ramadan tidak keluar untuk membeli takjil, yang penting sebelum keluar saya pakai perlengkapan sesuai aturan PSBB, tidak terlalu lama di luar rumah, saat beli atur jarak aman, tetap saya terapkan social distancing,” ujarnya.

Sementara itu, Wulan (37), penjual takjil mengatakan, penjual takjil di Jalan Mayor Dasuki jumlahnya cukup banyak. Namun, setelah penerapan PSBB ada beberapa pedagang yang memilih tidak berjualan. Saat PSBB ini, lanjutnya, lapak antara pedagang takjil dan makanan olahan diatur jarak minimal 1 meter.  “Alhamdulillah, masih ramai walau tidak seramai sebelumnya. Masih banyak pembeli yang datang tinggal kita pedagang saat melayani memakai masker, saling waspada sajalah mas. Kalau tidak jualan kita semua mau makan apa, yang terpenting saat membuka lapak ikuti intruksi pemerintah, kita selesai sampai setengah tujuh malam,” ujarnya. (oni)

News Feed