oleh

Gasibu bagi Warga Terdampak Covid-19

INDRAMAYU-Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu) yang digagas TP PKK Provinsi Jawa Barat (Jabar) juga dilakukan di Kabupaten Indramayu. Salah satunya di Desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis.

Gerakan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi dan sosial akibat pandemi virus corona (Covid-19). Terlebih di masa pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Upaya yang dilakukan Tim Relawan Jabar Bergerak dan Pemdes Mekarjati itu diapresiasi Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Ridwan Kamil yang langsung melakukan pengecekan dapur umum pelaksanaan PSBB penanganan Covid-19, Senin (11/5).

“Banyak masyarakat yang terdampak Covid-19. Kondisi pandemi ini menyulitkan perekonomian mereka. Bantuan nasi bungkus ini diharapkan dapat membantu kebutuhan masyarakat yang terdampak,” katanya.

Atalia berharap, program Gasibu juga dilaksanakan oleh komponen masyarakat lainnya di Bumi Wiralodra. Tujuannya agar lebih banyak lagi penerima manfaat. “Gasibu akan terus dilakukan hingga pandemi Covid-19 berakhir,” ujarnya.

Selain Gasibu, desa-desa diminta membuat dapur umum yang lokasinya berada di kantor kelurahan atau desa. Dapur umum yang diinisiasi kader PKK dan dibantu karang taruna ini untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

Sementara itu, Camat Haurgeulis Rory Firmansyah SSTP MSi mendukung ide Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di luar tujuh bantuan keuangan dari pemerintah untuk masyarakat yang perekonomiannya terdampak pandemi Covid-19.

Hal inipun selaras dengan upaya Pemkab Indramayu dalam melakukan penanganan dampak ekonomi dan potensi kerawanan sosial imbas wabah virus corona.

“Desa-desa di wilayah kami sudah siap melaksanakan program Gasibu dan dapur umum tentu dengan kemampuan anggaran masing-masing. Ini supaya semua masyarakat kami dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya di tengah pandemi Covid-19,” terangnya. (kho)

News Feed