oleh

Ditengah Wabah Corona, PLN Bantu Anak Yatim Dan Dhuafa

INDRAMAYU – PT PLN sebagai perusahaan yang sedang berupaya membangun keandalan sistem tenaga listrik khususnya di wilayah utara Jawa melalui proyek GITET 500 kV Indramayu, tetap memperhatikan lingkungan dan masyarkat, terutama wilayah desa dan kecamatan disekitar proyek.

Proyek pembangunan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu itu, kini sedang dikerjakan. Gardu induk tersebut nantinya untuk menampung energi listrik dari PLTU dan PLTU 2 Indramayu untuk disuplay ke unit jaringan, guna memenuhi kebutuhan listrik, khususnya Pulau Jawa.

Sense PLN terhadap lingkungan sekitar, memberikan bantuan mengatasi wabah Covid-19 kepada desa dan kecamatan di sekitar proyek. PLN membagikan sembako kepada kaum dhuafa dan anak yatim.

Manajer Teknik UPP KIT JBT 4, PT PLN (Persero) Heryana Rinaldi, mengatakan, bantuan sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian PLN, ingin membantu dhuafa dan anak yatim diwilayah sekitar proyek. Apalagi ditengah wabah covid – 19 atau virus corona, sembako adalah hal yang utama diperlukan, karena merupakan kebutuhan dasar rumah tangga.

” Kami turut prihatin dengan kondisi seperti ini. Semoga wabah virus corona cepat hilang dari Indonesia. Sebagai bentuk kepedulian, kami PLN membantu saudara saudara kita, khususnya kaum dhuafa dan anak yatim. Semoga sembako tersebut bisa membantu meringankan beban mereka,” ujar Heryana, disela sela acara pembagian bantuan, Rabu (6/5).

Selain sembako, PLN juga membantu membagikan peralatan Alat Pelindung Diri (APD), berupa hasmat, masker, sarung tangan, thermogun dan peralatan kebersihan kepada Desa Patrol Baru, Mekarsari, Kecamatan Patrol, serta Desa Sumuradem Kecamatan Sukra. Bantuan diserahkan di setiap balai desa masing masing dan diterima Kepala Desa (Kuwu) desa bersangkutan, serta di Kecamatan Patrol.

” Bantuan tersebut dari program Corporate Social Responsibility (CSR), dibagikan melalui Yayasan Baitul Mal (YBM PLN). Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu mereka,” harap Heryana.(kom)

News Feed