oleh

Pasar Sandang Jatibarang Ditutup, Cegah Penyebaran Corona

INDRAMAYU-Petugas gabungan dari Polsek Jatibarang dan Koramil, Satpol PP serta sejumlah personel Polres Indramayu melakukan pembubaran dan penutupan sementara Pasar Sandang Jatibarang, Minggu (3/5). Penutupan sementara Pasar Sandang yang biasa digelar di hari Minggu dan Rabu ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto SIK MSi melalui Paur Subbag Humas Polres, Ipda Sukenda SH mengatakan, sejumlah petugas yang langsung datang ke lokasi terbagi dua pos. Setiap pos, petugas langsung melakukan kegiatannya dengan melakukan imbaun kepada para pedagang agar segera untuk menutup dagangannya. Bahkan diimbau pula untuk kembali ke rumah masing-masing.

Petugas gabungan dalam aksinya langsung mendatangi sejumlah lapak seperti di Terminal Jatibarang, lapangan bola, sepanjang Jalan Raya Mayor Dasuki, maupun lapak di sepanjang Sungai Sindupraja atau berada di belakang Kantor Desa Jatibarang, hingga jembatan pasar lama.

Bersamaan dengan kegiatan tersebut sejumlah petugas dari gugus tugas Satuan Polisi Pamong praja (Satpol PP) Kabupaten dan Satpol PP Kecamatan Jatibarang pun datang. Para petugas ini kemudian melakukan imbauan kepada para pedagang dan masyarakat yang datang ke lokasi Pasar Sandang terkait protokol kesehatan.

Meski imbaun penutupan sementara untuk berhenti berjualan telah dilakukan. Namun pihaknya tetap waspada dan akan terus memantau setiap hari Rabu dan Minggu. Pasalnya, menjelang Idul Fitri diprediksi banyak pedagang yang membandel, karena akan banyak pembeli yang datang. Padahal hal inilah yang bisa memicu penyebaran virus corona.

Dalam kegiatan ini, puluhan personel langsung datang ke lokasi untuk melakukan pengamanan pembubaran dan penutupan sementara pasar sandang ini. Dipimpin Panit Lantas Iptu IG Indrayana didampingi Panit Bimas Iptu Suprihati SH, KBO Sabhara Polres Indramayu Ipda Agus Setiawan, Panit Sabara Polsek Jatibarang Aiptu Khalil, serta sejumlah anggota Koramil Jatibarang. dan Satpol PP Kecamatan dan Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Jatibarang, Suherman mendukung upaya preventif menghentikan aktivitas pasar dalam upaya  pencegahan penyebaran Covid-19. Menurutnya, aktivitas hari pasaran dapat menjadi salah satu faktor penyebaran virus karena tidak ada social distancing.

Suherman meminta, agar pemerintah melakukan langkah cepat dalam memutuskan PSBB agar wabah ini segera berakhir. “Jika tidak cepat dan antisipatif pasca penerapan PSBB, akan membawa dampak sosial. Apalagi warga juga butuh makan dan menghidupi keluarga,” katanya. (oet/oni)

News Feed