oleh

PDP yang Meninggal Dunia Asal Karangampel Positif Corona

INDRAMAYU – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, dr Deden Bonni Koswara melaporkan satu pasien asal Kecamatan Karangampel yang meninggal dunia Kamis (23/4) lalu, dinyatakan positif corona (Covid-19), Kamis (30/4).

“Pasien dengan inisial Tuan K (75) asal Karangampel itu diketahui pada Rabu (18/4) dirawat di Rumah Sakit Sentra Medika dengan keluhan demam, batuk, dan sesak nafas. Satu hari dirawat belum membaik, pasien dirujuk ke RSUD Indramayu pada Senin (20/4) dengan kondisi gelisah dan sesak napas. Tes Swab dilakukan Selasa (21/4). Akhirnya pasien meninggal Kamis (23/4) dan dimakamkan sesuai protokol Covid-19,” papar Deden dalam siaran persnya.

Setelah Selasa (21/4) Almarhum K dites Swab oleh tim Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Propinsi Jawa Barat (Jabar), hari ini Kamis (30/4) pukul 08.59 WIB diketahui hasilnya positif Covid-19.

Tim Puskesmas Karangampel melakukan analisis tracing dan tracking terhadap Almarhum K untuk mengetahui dengan siapa almarhum sebelumnya melakukan kontak. Diketahui bahwa Almarhum K kontak dengan anak dan menantunya yang baru pulang dari Jakarta.

Rapid test juga dilakukan kepada 9 orang yang pernah kontak dengan Almarhum K, adapun hasil yang keluar adalah negatif Covid-19.

“Berikutnya telah keluar juga hasil pemeriksaan SWAB dari Labkesda Jabar terhadap 18 Tim Isolasi 1 RSUD Indramayu, alhamdulillah hasilnya negatif,” tandasnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Dede dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu bahwa rapid test tidak mendeteksi adanya virus corona dalam tubuh seseorang. Namun, tes tersebut hanya mendeteksi adanya antibodi yang dikeluarkan oleh tubuh.

Untuk diketahui, update terbaru Kamis (30/4) pukul 19.48 perkembangan kasus Covid-19 di Indramayu saat ini berdasarkan situs resmi covid19.indramayukab.go.id, Positif Covid-19 ada 2 Orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 140 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 37 orang. (jml/cup)

News Feed