oleh

Covid-19, Bisnis Rental Mobil Rugi

INDRAMAYU-Pandemi Corona membikin usaha sewa mobil terpukul. Kondisi ini diperparah dengan adanya pelarangan mudik Lebaran 2020 oleh pemerintah bagi masyarakat yang selama ini tinggal di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

Tidak hanya membuat bisnis rental mobil berhenti beroperasi. Sejumlah pemilik usaha mengaku kesulitan untuk membayar kewajiban cicilan mobil. “Pasrah kalau nanti armada ditarik leasing. Mau gimana lagi, tak ada pemasukan. Teman-teman seprofesi seperti saya juga demikian,” ujar Caryadi, pemilik usaha rental mobil asal Kecamatan Haurgeulis, kemarin.

Dia mengatakan, salah satu sektor yang paling terpukul larangan mudik Lebaran adalah bisnis rental mobil. Selama ini, bulan Ramadan dan lebaran adalah momen bagi pemilik rental meraup untung. Namun, saat ini tidak ada satupun yang pesan mobil untuk mudik.

Selain usaha hancur, dia juga dibayangi penarikan kendaraan oleh leasing lantaran tak bisa membayar cicilan mobil. Selama ini pembayaran cicilan mobil didapatkan dari hasil usaha rental tersebut.

Sebelum pandemi Covid-19 terjadi, pendapatan sewa mobil melonjak sampai 400 persen jika masuk musim mudik Lebaran. “Dulu sih kalau udah seminggu puasa, yang sewa mobil banyak sampai gak kebagian. Full tiga minggu menjelang hari raya mobil gak berhenti jalan,” katanya.

Tetapi, lanjutnya, dengan kondisi seperti ini tidak ada pemesanan bahkan pelanggan yang biasanya sudah memesan jauh-jauh hari membatalkan pesanannya.

“Otomatis mobil semua nganggur, pemasukan tidak ada sama sekali. Padahal saya masih harus mengeluarkan biaya bulanan untuk angsuran dua armada,” ucapnya.

Supir rental mobil, Rokhim membenarkan. Bisnis rental mobil terpukul dengan adanya aturan pelarangan mudik Lebaran untuk mencegah penyebaran corona. Namun hal tersebut, menjadi solusi terbaik ketimbang dampak corona menjadi berkepanjangan di Indonesia. (kho)

News Feed