oleh

Jamaah Tarawih Doakan Tenaga Medis

INDRAMAYU-Bertambahnya jumlah pasien postif Covid-19 di Kabupaten Indramayu dan ada puluhan perawat atau tenaga medis yang akan menjalani karantina, mendapat keprihatinan dari semua lapisan masyarakat di Kabupaten Indramayu.

Termasuk, para jamaah salat Tarawih Musala Al Kautsar Pilangsari Jatibatang. Jamaah turut mendoakan para tenaga medis agar selalu mendapat perlindungan dari ancaman virus corona saat menjalankan tugasnya.

Nanang (30) mengatakan, bertambahnya jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu menjadi hal yang perlu diwaspadai semua orang di Kabupaten Indramayu untuk selalu menjaga jarak, apalagi sampai puluhan para medis di Kabupaten Indramayu akan dikarantina.

“Perlu mendapat perhatian bagi kita semua. Disini kita bersama-sama mendoakan para medis di Indramayu, dan para medis lainnya yang ada di Indonesia agar dalam menjalankan tugasnya selalu mendapat perlindungan Allah, terutama yang secara langsung merawat pasien positif corona,” ujarnya.

Menurutnya, para medis memiliki peran yang penting dalam proses penyembuhan pasien postif Covid-19, dan sangat rawan sekali terpapar virus saat merawat atau memeriksa pasiennya. “Semoga mereka diberi kemudahan dalam menjalankan tugas, diberikan keteguhan hati, dan diberi kekuatan dalam merawat PDP,” ujarnya.

Senada dikatakan Nono. Dalam pelaksanaan salat Tarawih yang tetap menjalankan isntruksi dari MUI, ada jarak antara jamaah, kata Nono, setiap menjalankan ibadah salat wajib dan sunah, selalu turut mendoakan keselamatan umat Islam dan para medis agar terhindar dari penularan virus corona.

“Bersama-sama mendoakan, mereka berjuang melawan corona. Kita juga imbau jamaah untuk selalu menerapkan physical distancing, ikut bantu para medis dengan PHBS, dan kurangi keluar rumah,” ujarnya. (oni)

 

News Feed