oleh

Satu Tenaga Perawat RSUD Positif Covid-19, Seluruh Tenaga Perawat Diasramakan di Hotel

INDRAMAYU- Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, dr Deden Bonni Koswara menjelaskan satu pasien positif Covid-19 berasal dari Kecamatan Balongan dan satu lagi PDP meninggal asal Gabuswetan.

“Pasien dengan inisial T berusia 60 tahun asal Gabuswetan itu diketahui pada Kamis (19/4) dirawat di Rumah Sakit Sentot Patrol dengan keluhan penurunan kesadaran dan sesak nafas berat. Berdasarkan hasil rapid test di rumah sakit tersebut, pasien PDP itu dinyatakan negatif Covid-19 dan dirawat di ruang isolasi. Pasien meninggal pada Jumat (20/4) dan dimakamkan dengan SOP Covid-19,”terang dr Deden dalam siaran persnya pada Selasa (28/4) malam ini.

Tim Puskesmas Gabuswetan melakukan analisa tracing dan tracking terhadap T untuk mengetahui dengan siapa almarhumah sebelumnya melakukan kontak. Diketahui bahwa T kontak dengan anak dan menantunya yang baru pulang dari Jakarta.

“Berikutnya SA (35) asal Balongan dinyatakan positif Covid-19 pukul 16.15 hari ini. Dia adalah seorang perawat di UGD RSUD Indramayu. Sekarang dirawat di ruang isolasi RSUD Indramayu,”jelasnya.

Pasien diketahui satu minggu sebelumnya mengeluh meriang dan demam. Kemarin juga masih sempat bertugas di UGD RSUD Indramayu. Namun, begitu hasil tes positif keluar, pasien langsung di bawa untuk mendapatkan penanganan serius di ruang isolasi RSUD Indramayu.

Saat ini tim medis sedang melakukan analisis swab kepada keluarga pasien, istri dan 2 anak, serta 1 asisten rumah tangga. Begitupun tim medis dan para medis yang pernah melakukan kontak dengan SA.

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan tim medis dan paramedis RSUD Indramayu, Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu mengasramakan mereka (tenaga kesehatan, red) di Hotel Wiwi Perkasa dan menjamin semua kebutuhannya.

“Belajar dari kasus terbaru, kami mengimbau agar masyarakat waspada dengan mereka dengan istilah ‘Carrier’ Orang Tanpa Gejala (OTG) namun membawa Covid-19 di tubuhnya. Boleh jadi tidak ada gejala pada mereka, namun sangat beresiko menularkan kepada orang lain,”pungkasnya.

Untuk diketahui, update terbaru perkembangan kasus Covid-19 di Indramayu saat ini Orang Dalam Pengawasan (ODP) berjumlah 666 orang dan Pasien Dalam Pantauan (PDP) 76 orang. (Jml/Cup)

News Feed