oleh

Dishub Indramayu Gelar Uji Coba, Siapkan Meriam Disinfektan

INDRAMAYU-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indramayu melakukan uji coba meriam disinfektan hasil karya putra daerah, Kamis (16/4). Uji coba dilakukan di sepanjang jalan protokol di Kota Indramayu, serta sejumlah lingkungan kantor pelayanan publik.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Drs H Yudi Rustomo MSi menjelaskan, uji coba yang dilakukan merupakan kali pertama.

Menurutnya, meriam disinfektan sengaja ditempatkan di bus Intros (Indramayu Tour on Bus) agar bisa lebih leluasa bergerak dalam penyemprotan di ruang publik.

“Targetnya adalah untuk berkeliling. Kali ini penyemprotan dilakukan di Makodim 0616 Indramayu, Mapolres Indramayu, kantor Kejaksaan Negeri, Pendopo Bupati dan kembali lagi ke Dishub Indramayu,” tuturnya.

Tidak hanya satu meriam, penyemprotan disinfektan keliling bahkan akan dilakukan dengan menggunakan 6 meriam sekaligus. Hal ini dilakukan, agar penyemprotan disinfektan menjangkau sasaran serta tempat yang lebih luas.

“Rencana akan kami tambah dengan 6 meriam. Tentunya dengan dukungan penuh dari Pemkab Indramayu, sebagai upaya untuk pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 di Indramayu,” jelasnya.

Sementara itu, perancang meriam disinfektan, Taufik (43) menyebutkan, alat penyemprot yang dibuatnya merupakan satu-satunya dan meriam disinfektan pertama yang ada di Indonesia.

Jika dibandingkan dengan harga di pasaran luar negeri, putra daerah asli Indramayu ini mengaku, meriam disinfektan hasil karyanya jauh lebih murah dan lebih terjangkau.

“Kalau di luar negeri, harganya bisa ratusan juta rupiah bahkan hingga hitungan miliar. Kalau buatan saya jauh di bawah harga itu dan gak mahal jika dibandingkan dengan spesifikasi yang dimilikinya,” pungkasnya. (dun)

News Feed