oleh

Dana BOP PAUD Pabean Ilir Indramayu Dipertanyakan

INDRAMAYU – Dana Bantuan Operasional (BOP) untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Rosela Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan, hingga kini belum turun. Masyarakat mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

Hal ini disampaikan Kepala PAUD Rosela, Wiwin Widyaningsih Spd, kepada radarindramayu.id, Selasa (14/4). Pihaknya mengeluhkan pencairan dana BOP yang dijanjikan sejak bulan Maret silam, hingga kini belum bisa direalisasikan oleh Pemdes.

“Pak Kuwu Nasito menjanjikan dana BOP akan turun bulan Maret lalu. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan ruang guru,” jelasnya.

Hingga kini, pihaknya mengaku belum mendapatkan klarifikasi dari pemdes, baik tertulis maupun secara lisan. Dirinya hanya mendapatkan informasi yang berkembang di lapangan, jika alokasi anggaran yang sebelumnya untuk PAUD Rosela dialihkan untuk program yang lain.

“Saya belum mendapatkan kejelasan tentang hal ini. Saya khawatir dana tersebut tidak turun, sampai masa jabatan beliau yang akan habis sebentar lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Pemdes Pabean Ilir melalui Bendahara Desa, Ika Koita SPd menjelaskan, dana BOP yang sedianya dialokasikan untuk PAUD Rosela, dialihkan untuk anggaran penanganan Covid-19.

Hal ini sesuai dengan surat edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Nomor 8 Tahun 2020, tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai.

“Sesuai surat edaran Mendes PDTT. Untuk rinciannya, saya tidak bisa menjelaskan karena hanya Pak Kuwu yang tahu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemdes Pabean Ilir Kecamatan Pasekan telah memasang banner Anggaran Desa Pabean Ilir Tahun 2020 di sejumlah fasilitas umum. Namun, masyarakat masih mengeluhkan transparansi pengalokasian anggarannya. Karena sejak 10 tahun terakhir, masyarakat belum merasakan perubahan yang berarti dalam bidang pembangunan desa. (Jml/Cup)

News Feed