oleh

Kementerian Agama Prihatin Pencurian Kotak Amal Masjid

INDRAMAYU – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu mengaku sangat prihatin dengan maraknya aksi pencurian kotak amal di sejumlah masjid dan musala di Kabupaten Indramayu. Pihaknya mengimbau kepada pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjaga seluruh asset tempat peribadatan, baik masjid maupun musala.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu, H Sofandi SAg MSi, kepada radarindramayu.id, Senin (13/4). Menurutnya, seluruh pengurus DKM harus menjaga setiap asset yang dimiliki masjid maupun musala. Termasuk menjaga kotak amal yang merupakan titipan dari umat.

“Jelas sangat prihatin karena kejadian ini sudah berulang dan tidak hanya terjadi di satu lokasi. Dan yang dicuri adalah infak maupun sedekah yang berasal dari umat,” terangnya.

Ia meminta kepada pengurus DKM, untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam menjaga setiap bentuk titipan dari umat. Sehingga kepercayaan umat akan selalu terjaga, dengan sikap amanah yang dijalankan oleh mereka (pengurus DKM, red).

“Karena apa pun itu, besar atau pun kecil, semuanya akan dimintai pertanggungjawaban. Bukan hanya di dunia, juga kelak di hari akhir nanti,” tandasnya.

Sebagai lembaga yang memiliki tugas dan fungsi untuk membimbing dalam bidang keumatan, pihaknya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk turut serta membantu pengurus DKM dalam menjaga setiap bentuk aset yang dimiliki masjid maupun musala. Termasuk agar selalu bersinergi dengan pihak berwajib, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban.

“Tanggung jawab ini tidak hanya dibebankan kepada pengurus DKM saja. Namun umat juga perlu memberikan andil dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, bersama pihak-pihak berwajib seperti TNI-Polri misalnya,” tegasnya.

Ia pun berharap kasus ini bisa segera diungkap dengan tuntas, untuk memberikan efek jera. Sehingga kepercayaan umat untuk menitipkan infak dan sedekahnya tidak akan terkikis, akibat ulah oknum-oknum tak bertanggung jawab.

“Semoga kasusnya bisa segera tuntas. Dan yang terpenting adalah, agar pengurus DKM dan seluruh umat lebih waspada dan berhati-hati terhadap terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kotak amal Masjid Miftahul Jannah di Desa/Kecamatan Pasekan hilang digondol maling, Jumat (10/4). Dalam melancarkan aksinya, pencuri memanfaatkan imbauan pemerintah kepada masyarakat, untuk berkegiatan dari rumah saat merebaknya pandemi Covid-19.

Pencuri menguras habis seluruh isi kotak amal. Bukan kali pertama, kejadian ini sudah terjadi hingga berulang kali. Kejadian serupa bahkan terjadi di masjid Desa Pagirikan dan musala di Desa Karanganyar Kecamatan Pasekan. (Jml/Cup)

News Feed