oleh

Polsek Krangkeng Cek Ketersediaan Beras

INDRAMAYU – Jajaran Polsek Krangkeng melakukan pengecekan ketersediaan beras di gudang Bulog Desa Singakerta, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Rabu (8/4) lalu. Pengecekan ini sebagai langkah antisipasi kelangkaan beras di wilayah Kabupaten Indramayu menyusul wabah pandemi virus Corona (Covid-19).

Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto melalui Kapolsek Krangkeng AKP I Nyoman Dita, didampingi Paur Subbag Humas Polres Ipda Sukenda mengatakan, hasil monitoring ketersedian beras di gudang milik Bulog terdata ada persediaan beras cadangan pemerintah sebanyak 11.670.000 kilogram (kg). Kemudian beras premium atau komersial sebanyak 10.182.000 kg dan beras Vietnam sebanyak 1.488.000 kg. “Jumlah total beras yang tersedia di Gudang Bulog Krangkeng sebanyak 11.670.000 kilogram,” katanya.

Dijelaskan, pengecekan tersebut dalam rangka antisipasi keresahan masyarakat terkait wabah Virus Corona (Covid-19) di Indonesia. Menurut keterangan dari pihak Bulog, untuk beras yang tersedia cukup aman hingga akhir tahun 2020. Apalagi pada bulan Mei 2020 mendatang para petani di Kabupaten Indramayu mulai melakukan panen, sehingga stok beras dimungkinkan akan bertambah kembali.

Sementara itu, jajaran Polsek Sliyeg melaksanakan kegiatan pengecekan apotek, toko obat dan sembako di wilayah hukum Kecamatan Sliyeg. Di wilayah itu ada lima pertokoan yang telah selesai dimontoring. Yakni, apotek Bahagia dan toko Mandiri Putra Desa Sudikampiran, apotek Sumber Waras Desa Tambi, Alfamart, dan toko sembako di Desa Sliyeg Desa Sudikampiran.

Hasil dari pengecekannya tersebut menyebutkan jika masker dan hand sanitizer tidak tersedia baik di apotek maupun toko obat di wilayah Kecamatan Sliyeg. Pasalnya, untuk harga masker dan hand sanitizer sedang ada kenaikan dari harga sebelumnya. Meski begitu, pihaknya tidak menemukan antrean masyarakat dalam membeli sembako dan barang lainnya. Termasuk tidak ditemukan adanya masyarakat yang melakukan aksi borong. (oet)

News Feed