oleh

Jumlah ODP di Kabupaten Indramayu Terus Melonjak, PDP Meninggal Menjadi 8 Orang

INDRAMAYU – Jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di Kabupaten Indramayu terus mengalami peningkatan. Peningkatan jumlah ODP, diduga karena banyaknya pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu yang telah kembali kampung halaman.

Dari rilis data yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu per Selasa (7/4), jumlah ODP mencapai 362 orang. Jumlah ini meningkat 92 orang dari data hari sebelumnya, yang hanya mencatat sebanyak 270 orang.

Dari jumlah ini, 68 orang dinyatakan telah selesai pemantauan. Sementara sisanya atau sebanyak 294 orang, hingga kini masih dalam pemantauan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu.

Tak hanya jumlah ODP yang melonjak dari hari ke hari. Pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia juga terus mengalami peningkatan. Hingga kini, jumlah PDP yang meninggal adalah sebanyak 8 orang. Bertambah 3 orang, dari data jumlah PDP yang meninggal di hari sebelumnya sebanyak 5 orang.

Sementara itu, dari 8 pasien yang melakukan tes Swab (tes dengan mengambil sampel lendir di saluran pernapasan, red), seluruhnya dinyatakan negatif. Sedangkan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, hingga kini masih nihil.

Hingga kini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu terus berupaya dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu. Selain mengimbau masyarakat untuk melakukan physical distancing dengan menjaga jarak dan menghindari kerumunan orang, gugus tugas meminta satgas Covid-19 untuk kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu ke kampung halaman. Mereka harus menjalani pemeriksaan, untuk memastikan kondisi kesehatan masing-masing.(Cup/Jml)

News Feed