oleh

Pasokan Gas LPG 3 Kg Lebih Dari Cukup, Dewi : Agen Nakal Ditindak Tegas

INDRAMAYU – Pihak Pertamina mengaku heran kalau di lapangan ada keluhan tentang kelangkaan gas LPG 3 kg di Kabupaten Indramayu. Pasalnya pasokan LPG 3 kg untuk wilayah Kabupaten Indramayu, Kabupaten dan Kota Cirebon baru saja ditambah. Hal ini sebagai antisipasi atas anjuran pemerintah agar masyarakar tetap berada di rumah, untuk menekan penyebaran virus covid-19.

“Kalau memang ada kelangkaan tolong tunjukan titiknya dimana, dan kalau benar ada agen LPG maupun pangkalan yang nakal tentunya akan kami tindak tegas,” kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOT III, Dewi Sri Utami kepada Radar, Minggu (5/4).

Dewi mengungkapkan, begitu mendengar adanya keluhan masyarakat tentang kelangkaan LPG 3 kg, pihaknya langsung melakukan sidak ke lokasi yang dimaksud. Termasuk mendatangi sejumlah agen dan pangkalan. “Dari hasil pengecakan di lapangan ternyata stok LPG 3 kg masih banyak,” tegasnya.

Sebelumnya Dewi juga menjelaskan bahwa penambahan pasokan LPG 3 kg di Kabupaten Indramayu dilakukan bertahap dengan penambahan lebih dari 70%  menjadi sekitar 187 ribu tabung. Penambahan telah dilakukan pada Sabtu (4/4) hingga Senin (6/4).

“Kami memprediksi kenaikan kebutuhan elpiji, sejalan dengan kebijakan pemerintah agar masyarakat beraktivitas dari rumah dan meningkatkan aktivitas memasak di rumah. Namun di sisi lain, warung makan yang selama ini banyak menggunakan elpiji subsidi, juga mengalami penurunan konsumsi sehingga turut mengurangi kebutuhannya akan elpiji 3 kg ini,” ujarnya.

Dewi menegaskan, masyarakat yang berhak dapat membeli elpiji subsidi dengan mudah di pangkalan elpiji resmi pertamina. Terdapat total 3.386 pangkalan, 64 agen elpiji subsidi resmi pertamina di wilayah Cirebon dan Indramayu yang tersebar hingga seluruh desa.

Dengan membeli di pangkalan resmi Pertamina, masyarakat akan memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasar SK Bupati, yakni Rp 16.000 per tabung, serta terjamin keasliannya. Elpiji 3 kg merupakan gas subsidi yang peruntukannya diatur dalam Peraturan Presiden No. 104/2007 dan Peraturan Menteri ESDM No. 21/2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga.

Pada aturan tersebut, tertuang jelas bahwa alokasinya hanya ditujukan bagi rumah tangga pra sejahtera, yakni yang memiliki penghasilan di bawah Rp1,5 juta per bulan, serta kegiatan usaha kecil dan mikro. Dewi juga mendorong agar masyarakat sejahtera menggunakan elpiji nonsubsidi, seperti elpiji 5,5 dan 12 kilogram.

Terpisah, koordinator Hiwana Migas wilayah Kabupaten Indramayu, Asep Syaefudin, juga membenarkan kalau Pertamina memang telah menambah pasokan gas LPG 3 kg untuk wilayah Kabupaten Indramayu dan Cirebon.(oet)

 

News Feed