oleh

Tindak Agen Gas Nakal, Kodim Indramayu Akan Koordinasi dengan Polres

INDRAMAYU – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu, membuat banyak kalangan gerah. Terlebih, dengan ulah agen penyalur nakal yang menaikkan harga diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dandim 0616 Indramayu, Letkol Czi Aji Sujiwo SH MSi, menjelaskan, pihaknya telah menerima pengaduan dan laporan dari sejumlah masyarakat. Pihaknya hingga kini terus berkoordinasi dengan Polres Indramayu, untuk menindak agen penyalur elpiji 3 kilogram yang nakal.

“Terima kasih atas laporan dan aduan dari masyarakat kepada kami. Kami akan terus koordinasikan dengan Polres Indramayu untuk menindaklanjuti masalah ini,” ungkapnya kepada radarindramayu.id, Sabtu (4/4).

Ditambahkannya, Kodim 0616 Indramayu memiliki perhatian khusus dengan kondisi sosial kemasyarakatan yang berkembang di Kabupaten Indramayu. Termasuk kelangkaan gas yang kini terjadi, akibat dari imbauan pemerintah untuk berkegiatan di rumah guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Tentunya pelanggar hukum akan ditindak sesuai aturan, tanpa pandang bulu. Jangan sampai kondisi di masa sulit seperti ini, dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan pribadi,” tegasnya.

Untuk diketahui, kelangkaan elpiji gas 3 kilogram masih terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu. Imbauan pemerintah untuk berkegiatan di rumah dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19, diduga menjadi penyebab kelangkaan elpiji tabung melon.

Kondisi ini dimanfaatkan oleh sejumlah agen nakal, untuk mengeruk keuntungan. Mereka kini menaikkan harga secara sepihak, menjadi Rp16.000 dari harga sebelumnya sebesar Rp14.100.

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III Jawa bagian Barat, telah menambah pasokan elpiji subsidi 3 kilogram di wilayah Cirebon dan Indramayu secara bertahap selama 4 hari, yakni Jumat (3/4) hingga Senin (6/4). Penambahan alokasi pasokan ini bersifat situasional, menyusul imbauan pemerintah untuk berkegiatan di rumah.

Dengan penambahan alokasi pasokan ini, Kabupaten Indramayu akan mendapat penambahan lebih dari 70% atau menjadi sekitar 187 ribu tabung. Masyarakat bisa membeli di pangkalan resmi Pertamina, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasar SK Bupati Indramayu sebesar Rp.16.000 per tabung. (jml/cup)

News Feed