oleh

Warga Blok Gudang Swadaya Semprot Disinfektan

INDRAMAYU– Semakin meningkatnya jumlah orang masih dalam pemantauan (ODP) dan pasien masih dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Indramayu, meskipun belum ada yang dinyatakan positif Corona, namun menjadi kewaspadaan bagi masyarakat. Mereka berupaya melakukan berbagai langkah agar dapat terhindar dari corona virus disease 19 (Covid-19).

Seperti yang dilakukan warga di Blok Gudang Tengah RW 02, Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, secara swadaya semprot masal cairan disinfektan permukiman warga di 14 rukun tetangga (RT), Jumat (27/3).

Ketua RW 02, Ito Rasito mengatakan, informasi yang didapatnya dari covid center yang dirilis Diskominfo Indramayu pertanggal 27 Maret 2020, jumlah pasien masih dalam pengawasan  (PDP) 13 orang, orang masih dalam pemantauan (ODP) 120 orang, 24 orang selesai pemantauan, dan 1 pasien dinyatakan negatif.

Kendati belum adanya pasien yang dinyatakan positif Corona, namun langkah yang diambil adalah untuk mencegah virus agar tidak semakin luas. Apalagi banyak berita-berita di media sosial yang mengkaitkan adanya pasien yang meninggal saat di rumah sakit belum lama ini yang gejalanya mirip Corona.

“Sempat geger tuh, ada pasien yang meninggal gejalanya mirip kena Corona, di RS Mitra Plumbon Indramayu. Tapi belum sempat dites apakah positif atau negatif Corona, tapi media sosial rame. Daripada warga kecolongan, masih mending kita secara swadaya dulu membeli peralatan dan bahan-bahan yang dijadikan disenfektan. Lalu lakukan penyemprotan di permukiman penduduk di Blok Gudang Tengah, RW 02 yang terdiri dari 14 RT,” papar Ito pada Radar Indramayu.

Swadaya warga Blok Gudang Tengah, dengan menggandeng Karangtaruna Desa Jatibarang Baru, merupakan bentuk saling peduli warga akan kondisi perkembangan virus Corona yang membuat was-was masyarakat. Dana swadaya yang terkumpul bukan sebatas keperluan pembelian alat penyemprot dan bahan baku disinfektan. Namun disediakannya sabun cuci tangan untuk setiap rumah, serta memberikan anjuran kepada masyarakat untuk mengikuti arahan pemerintah salah satunya social distancing.

“Setiap rumah agar terhindar dari covid 19 harus menyediakan kran dan hand soap, untuk cuci tangan setelah bepergian atau pulang kerja, dan melaksanaman himbauan pemerintah untuk hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Karangtaruna Jatibarang Baru, Hadi Yanuar mengatakan, pihaknya ikut berpartisipasinya karangtaruna dalam penanganan dan pencegahan virus Corona, serta memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu menjaga dan memeriksakan kondisi kesehatan. Serta menerapkan hidup sehat, hidup bersih, dan sering cuci tangan.

“Kegiatan akan terus digalang selama virus Corona masih ada. Kita berharap virus ini segera berlalu, wargapun bisa bertemu bulan puasa dan lebaran dengan rasa aman, serta bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang” ujarnya. (oni)

News Feed