oleh

6 Ruangan SMPN 2 Indramayu Ludes, Dokumen Musnah

INDRAMAYU-Kebakaran hebat meluluhlantahkan bangunan SMPN 2 Indramayu, yang berlokasi di Jalan Kalen Yamin, Paoman, Indramayu, Rabu (25/3) sekitar pukul 05.00. Enam ruangan ludes. Dokumen musnah. Sejumlah barang lainnya pun hangus. Kerugian diprediksi mencapai ratusan juta rupiah.

Enam ruangan yang terbakar adalah ruangan Bimbingan dan Konseling (BK) siswa, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang TU, ruang tamu dan ruang laboratorium. Beruntung, dalam kebakaran itu tidak ada korban jiwa. Polisi masih meminta keterangan dari beberapa saksi guna mengetahui pasti penyebab kebakaran.

Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto SIK MSi  melalui Kapolsek Indramayu AKP Arisman didampingi Paur Humas Polres Ipda Sukenda menjelaskan, berdasakan keterangan saksi Mulyadi yang tinggal dan tidur di warung sekolah, sumber api bearasl dari atas plafon ruang BK.

Pagi itu, Mulyadi mengaku, terbangun dari tidurnya karena melihat lampu di dalam warung mati dan menyala (byar pet). Mengetahui itu, Mulyadi kemudian keluar untuk melihat penyebabnya. Saat mau keluar, ia melihat ada kobaran api di atas plafon ruang Bimbingingan Konseling (BK). Mengetahui adanya kejadian tersebut, Mulyadi langsung menuju rumah Kepala TU sekolah, H Munasa, untuk memberitahukan kejadian serta melaporkan ke petugas Damkar Indramayu.

Sementara saksi lain, Suhendra yang tinggal tak jauh dari sekolah mengatakan, saat dia berada di dalam warung mendengar suara keras seperti orang sedang membongkar bangunan. Dia kemudian keluar dan melihat ternyata suara tersebut berasal dari api yang membakar gedung utama sekolah. “Kejadian sekitar jam 05.00 dan sekitar pukul 08.30 api berhasil dipadamkan oleh tiga unit mobil kebakaran,” tuturnya.

Sementara petugas kepolisian langsung datang ke lokasi kejadian untuk ikut membantu memadamkan kobaran api, begitu mendapat laporan. Setelah itu melakukan olah TKP serta mencari keterangan saksi lain untuk mengetahui penyebab kebakaran. “Dugaan sementara kebakaran gedung utama SMPN 2 Indramayu di duga berasal dari korsleting listrik,” jelas kapolres.

Kebakaran hebat ini tentu saja membuat warga setempat heboh. Mereka langsung berduyun-duyun ke lokasi guna mengetahui kejadian tersebut, memotret dan mengirim ke media soaial tentunya. (oet)

 

News Feed