oleh

Hoax, Balita Tewas Terkena Ledakan

INDRAMAYU- Meledaknya gudang tempat penyimpanan kembang api di Blok Kebon Kopi Desa Lobener Lor Kecamatan Jatibarang, Sabtu (21/3) malam, diwarnai dengan berita hoax. Informasi beredar di masyarakat, saat kejadian ada balita usia 6 bulan yang tewas akibat insiden ledakan tersebut. Informasi itu ditepis Kapolsek Jatibarang Kompol Noneng Sukarna saat mengunjungi  rumah orang tua balita yang diungsikan di Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, Minggu (22/3).

Kunjungannya ke rumah orang tua balita, kata Noneng, untuk menindak lanjuti informasi bahwa ada seorang balita yang meninggal dunia akibat terkena dampak ledakan gudang penyimpanan kembang api.

Namun, lanjutnya, setelah dicek kelapangan dan bertemu langsung dengan orang tua dan balita, kondisinya dalam keadaan baik dan sehat.

“Kami tegasnya kabar adanya balita menjadi korban jiwa peristiwa ledakan gudang kembang api tidak benar, hanya isu saja. Bisa dilihat sendiri kondisinya baik-baik saja, cuma karena orang tua masih khawatir sehingga diungsikan ke rumah saudaranya di Blok Balong Desa Rambatan Kulon Kecamatan Lohbener,” ujar Noneng.

Dengan tersebarnya informasi hoax tersebut, Noneng mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi atau berita yang belum jelas kebenarannya.

Sementara itu, Lurah Lobener Toto yang ikut mendamping Polsek Jatibarang mengaku terkejut adanya kabar yang tidak tahu sumbernya yang menyebtukan ada balita yang meninggal terkenda dampak ledakan.

“Dari malam saya di lokasi dengan kuwu dan kepolisian untuk mengecek kondisi semua rumah warga yang rusak dan penghuninya satu persatu tidak ada yang meninggal, tiba-tiba ada kabar seperti ini. Ternyata, kondisinya baik-baik saja, informasinya tidak benar,” katanya. (oni)

 

News Feed