oleh

Kerusakan Jalan Poros Antar Kecamatan di Pabeanudik Sering Bikin Kecelakaan

INDRAMAYU – Poros jalan penghubung antar kecamatan di Desa Pabeanudik, Kecamatan Indramayu, rusak dan belubang. Selain tergerus hujan, kerusakan diperparah akibat tonase kendaraan yang berlebih.

Menurut Mahardika (25), warga setempat, kerusakan terjadi sepanjang 100 meter. Kerusakan terjadi mulai dari Masjid Jami Nurul Iman Desa Pabeanudik Kecamatan Indramayu, hingga depan SMK Negeri 2 Indramayu.

Poros jalan ini biasa dilalui masyarakat dari 6 desa di wilayah Kecamatan Pasekan, menuju pusat kota Indramayu.

“Ini satu-satunya akses jalan menuju pusat kota, selain jalan Penganjang- Babadan. Namun kondisinya kini sangat memprihatinkan,” tuturnya kepada radarindramayu.id, Minggu, (15/3).

Menurutnya, kerusakan jalan akibat tonase kendaraan yang berlebih. Gerusan air hujan yang turun belakangan, semakin memperparah kerusakan dengan lubang-lubang yang menganga di tengah jalan.

“Diameternya mencapai 2 meter dengan kedalaman hingga 20 sentimeter. Mungkin karena banyak kendaraan pengangkut ikan dan kendaraan pembawa balok-balok kayu untuk pembuatan perahu yang melintas,” imbuhnya.

Sementara itu, Luwi (35) salah seorang pengguna jalan, mengaku harus ekstra hati-hati saat melintas di jalur Pabeanudik. Jika tidak, kecelakaan bisa saja mengintai pengguna jalan.

“Jujur sangat tidak nyaman melintasi jalan ini. Terlebih jika kondisi hujan, lubang-lubang yang cukup dalam ini tidak kelihatan, karena tertutup genangan air hujan,” terangnya.

Ia pun berharap, pemerintah segera memperbaiki jalanan yang rusak ini. Selain memudahkan mobilitas warga dalam beraktivitas, perbaikan bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi akibat jalanan yang rusak.

“Sebagai pengguna jalan, kami hanya ingin jalan ini segera diperbaiki. Mudah-mudahan pemerintah bisa merespons aspirasi kami,” pungkasnya. (jml/mgg)

News Feed