oleh

Plt Bupati Serahkan Sertifikat Gratis

INDRAMAYU-Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) wilayah Kabupaten Indramayu menyerahkan Sertifikat Tanah Wakaf Gratis kepada 95 penerima, Kamis (12/3).

Pada kesempatan itu sekaligius dicanangkan pembangunan Masjid Al-Mabrur di lingkungan Kompleks Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu.

Plt Bupati Indramayu, H Taufik Hidayat SH MSi mengatakan, keberadaan sertifikat tanah wakaf gratis dapat menampik polemik di masyarakat dalam persoalan sengketa tanah atau hak kepemilikan tanah baik milik pribadi maupun tanah wakaf.

“Beberapa tahun yang lalu kami banyak aduan tentang tanah wakaf yang sangat memprihatinkan karena sudah menjadi masjid, musala dan madrasah tetapi  banyak digugat oleh segelintir orang yang merasa memiliki hak tanahnya,” katanya.

Pemberian sertifikat tanah wakaf gratis ini, tambah Taufik, menjadi penyegar karena diharapkan sudah tidak ditemui kembali permasalahan hak kepemilikan tanah wakaf di kemudian hari.

“Saya sangat mengapesiasi langkah pemberian sertifikat tanah wakaf secara gratis ini. Sekarang pengurus masjid, mushola dan pengelola madrasah sudah tidak perlu khawatir kembali karena legalitas formal tanah wakaf sudah di dapatkan,” tambahnya.

Taufik berharap, kedepan status tanah wakaf di Kabupaten Indramayu dapat diselesaikan status hak kepemilikannya, melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dicanangkan Kementerian ATR/BPN wilayah Kabupaten Indramayu, fokusnya aktivitas keagamaan dan kegiatan menimba ilmu pengatahuan lainnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kementerian ATR/BPN wilayah Kabupaten Indramayu Ristendi Rahim menerangkan, cipta tertib administrasi pertanahan di Kabupaten Indramayu akan terus dilaksanakan melalui program PTSL, untuk terwujudnya tanah-tanah milik pribadi dan tanah wakaf memiliki kekuatan hukum tetap. “Mudah-mudahan penyerahan 95 sertifikat tanah wakaf ini merupakan awal kerja kita dalam memajukan kabupaten Indramayu,” kata Ristendi. (oet)

News Feed