oleh

Pangkas Jarak Tempuh Dua Kecamatan, Belum Diresmikan, Jembatan Gantung Sudah Digunakan

INDRAMAYU-Pembangunan jembatan gantung yang melintasi Sungai Cimanuk dan menghubungkan Desa Gunungsari Kecamatan Sukagumiwang dan Desa Cangko Kecamatan Tukdana sudah rampung.

Meskipun belum diresmikan, warga di dua kecamatan itu sudah mulai menggunakannya sebagai alternatif penyeberangan.

Pantauan wartawan koran ini, Kamis (12/3), kendati akses jalan menuju jembatan belum memadai, tetapi warga terlihat terlihat sangat antusias melintas di jembatan sepajang 120 meter dan lebar 1,8 meter yang masih belum diberi nama itu.

Warga Sukagumiwang, Sodik (35) mengatakan, selesainya pembangunan jembatan gantung adalah hal yang membahagiakan warga di Kecamatan Sukagumiwang.

Pasalnya, warga tidak lagi mengeluarkan biaya ataupun menempuh jarak yang lama untuk sampai ke Kecamatan Tukdana. Hal itu, menurutnya, sangat membantu aktivitas warga di dua kecamatan.

“Jelas sangat membantu warga Desa Sukagumiwang yang letaknya di seberang Sungai Cimanuk. Sebelum ada jembatan gantung, untuk ke desa saya saja harus memutar ke Jatibarang atau naik perahu tambangan. Sekarang tinggal melintas jembatan saja,” tuturnya.

Namun, Sodik meminta agar akses menuju jembatan terutama di Desa Gunungsari untuk diperbaiki.

Sekretaris Desa (Sekdes) Gunungsari, Turadi mengatakan, kendala yang dialami masyarakat adalah saat melintasi jembatan ketika Cimanuk meluap, karena akses jalan menuju atau memasuki jembatan tergenang air dan becek, sehingga tidak bisa dilewati sama sekali. “Kendalanya itu saja, mungkin kita nanti akan memfasilitasi kondisi jalan agar bisa dilintasi kapan saja, walaupun saat Cimanuk meluap,” ujarnya.

Sementara itu, Pamong Desa Cangko Badrun mengatakan, pihaknya akan ikut serta meningkatkan infrastruktur fisik akses jalan menuju jembatan, agar lebih nyaman digunakan warga. “Di Wilayah Cangko tidak ada kendala karena pondasi jembatan langsung ke jalan pemukiman penduduk, paling peningkatan infrastruktur jalan saja,” ujarnya. (oni)

News Feed