oleh

PKS Sesalkan Mundurnya Suwarto

INDRAMAYU-Ketua DPD PKS Kabupaten Indramayu, H Tauhid MSi, menyayangkan mundurnya bakal calon bupati (bacabup) H Suwarto, dari proses penjaringan yang tengah dilakukan PDI Perjuangan (PDIP).

Menurutnya, H Suwarto merupakan salah satu bacabup yang cukup potensial dan bisa menjadi pilihan bagi parpol-parpol yang tergabung dalam Koalisi Perubahan, termasuk PKS.

“H Suwarto merupakan sosok yang bisa diterima semua pihak. Selain itu, H Suwarto adalah satu-satunya bacabup yang berani terang-terangan mempublish 4 pakta integritas. Dimana salah satunya tidak akan mengambil gaji maupun tunjangan ketika terpilih menjadi bupati,” ungkap Tauhid.

Meski mengundurkan diri dari proses penjaringan di PDI Perjuangan, H Suwarto sebenarnya juga masih memiliki peluang untuk diusung partai koalisi non PDIP. Namun H Suwarto sendiri untuk saat ini memilih untuk beristirahat dulu dan istikharah, untuk bisa mengabdi kepada masyarakat melalui jalan lain.

Sebelumnya, bakal calon bupati yang sangat konsisten dan memiliki program bagus untuk perubahan Indramayu kedepan, H Suwarto, akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari proses penjaringan bakal calon bupati Indramayu di PDI Perjuangan.

Penyampaian surat pengunduran diri sekaligus pengembalian kartu anggota PDI Perjuangan dilakukan oleh tim sukses H Suwarto, Ipung, dan diterima oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H Sirojudin SP.

H Suwarto mengungkapkan, keputusan ini diambil setelah dirinya merenung, berembug dengan keluarga, sesepuh, dan tim sukses atau relawan. “Setelah merenung, berembug dengan keluarga, sesepuh dan tim relawan, saya harus berpikir ulang untuk menentukan kendaraan yang akan dipakai dalam pilkada. Mungkin kendaraan ini tidak cocok buat saya,” ungkap Suwarto, Minggu (8/3).

Suwarto mengungkapkan, selama ini dirinya sangat konsisten dengan PDI Perjuangan. Tak heran, ia pun hanya mengikuti penjaringan bakal calon bupati di PDI Perjuangan. Namun dalam perkembangannya di tengah jalan, H Suwarto merasa kalau dirinya sama sekali tidak dihargai.

“Yang pasti saya akan istikharoh, menentukan yang terbaik menurut Allah. Walaupun saya niat maju sebagai pemimpin Indramayu adalah panggilan jiwa untuk membangun Indramayu lebih baik,” tuturnya. (oet)

News Feed