oleh

PDIP Bantah Permainkan Bacabup

INDRAMAYU– Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Indramayu H Sirojudin SP menanggapi mundurnya H Suwarto dari penjaringan bakal calon bupati (bacabup) yang dilakukan partainya.

Bahkan, Sirojudin mempertanyakan statement Suwarto yang merasa dipermainkan partai berlambang bateng bermoncong putih itu.“Dipermainkan siapa dan siapa yang mempermainkan. Di level mana dia merasa dipermaikan,” kata Sirojudin dengan nada bertanya, Senin (9/3).

Sirojudin menegaskan, mundurnya seseorang dalam proses penjaringan merupakan hak pribadi masing-masing. Pengunduran diri tersebut juga tidak mengganggu partai karena PDIP masih memiliki bakal calon lain, dan proses penjaringan masih berlangsung. Bahkan, lanjut Sirojudin, direncanakan tanggal 23 Maret merupakan batas akhir penyampaian bakal calon bupati dan wakil bupati beserta partai pendukungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu bakal calon bupati (bacabup) yakni, H Suwarto memutuskan untuk mundur dari proses penjaringan di PDI Perjuangan. Suwarto mundur karena tak adanya kecocokan dengan partai.

Padahal Suwarto sejak awal sudah mengikuti proses penjaringan di partai PDIP. Sayangnya menjelang proses pendaftaran Suwarto memutuskan untuk mundur dari penjaringan. Bahkan ia juga mengembalikan KTA PDI Perjuangan. Surat pengunduran diri sudah diberikan oleh Ipung selaku tim sukses kepada pengurus partai. Keputusan tersebut ia ambil setelah berunding dengan keluarganya. “Setelah merenung berembug dengan keluarga, sesepuh dan tim relawan, saya berpikir ulang untuk menentukan kendaraan yang akan dipakai dalam pilkada,” tutur Suwarto.

Suwarto mengakui, setelah menjalani proses penjaringan dirinya menemui banyak tak kecocokan dengan partai. Salah satunya yakni tak ada transparansi soal hasil survei para bakal calon. Ketidakcocokan yang ada membuat perjuangannya di partai seolah tak dihargai. Padahal selama ini ia mengaku konsisten dengan PDIP.

Suwarto pun belum berencana untuk terjun kembali ke dalam kancah pemilihan kepala daerah sekentara waktu ini. “Yang pasti saya akan istikharoh menentukan yang terbaik menurut Allah. Walaupun saya niat maju sebagai pemimpin Indramayu adalah panggilan jiwa untuk membangun Indramayu lebih baik,” tuturnya.

Sementara itu, Tim Sukses Suwarto, Ipung mengaku, pengunduran diri tersebut merupakan bentuk kekecewaan tim sukses terhadap partai. Padahal sejauh ini Suwarto selalu mentaati apa yang diinginkam oleh partai. “Haji Suwarto sebenarnya sudah memenuhi tiga hal yang disyaratkan pengurus PDIP yaitu menentukan partai koalisi, siapa pasangannya, dan kesanggupan logistik,” ungkapnya. (oet)

News Feed