oleh

Bulan April, Pembangunan Embarkasi Haji

INDRAMAYU- Untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji, pemerintah segera membangun Asrama Embarkasi Haji Indramayu tahun 2020 di Desa Legok Kecamatan Lohbener.

Hal itu ditegaskan Plt Bupati Indramayu H Taufik Hidayat SH MSi saat memberikan arahan pada kegiatan bimbingan pra-manasik calon jamaah haji Kabupaten Indramayu dan Kota Cirebon, di Masjid Roduatul Jannah Islamic Center Indramayu, Senin (9/3).

Saat ini, lanjtu Taufik, sudah dilakukan pekerjaan jasa konsultan perencanaan dan detail enggineering design (DED) yang dimulai sejak 14 Januari 2020 lalu. “Setelah proses ini (DED), kemudian dilakukan pekerjaan teknis yang diawali dengan proses pengurugan lahan,” ujarnya.

Dijelaskan Taufik, kegiatan pembangunan asrama embarkasi haji dilakukan langsung oleh Kementerian Agama melalui Kanwil Kemenag Jawa Barat dengan besaran anggaran mencapai Rp100 miliar yang bersumber dari APBN sebesar Rp75 miliar dan RpAPBD Provinsi sebesar 25 miliar. Sementara untuk Pemkab Indramayu, lanjutnya, telah menganggarkan untuk pengurugan tanah sebesar Rp3 miliar yang ada di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu. “Asrama Embarkasi Haji Indramayu ini nantinya sebagai sarana pendukung untuk mewujudkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sebagai bandara embarkasi haji. Untuk itu, mari kita berdoa kepada Allah SWT memohon kelancaran proses pembangunan Embarkasi Haji Indramayu ini,” tegas Taufik.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Ajam Mustajam mengatakan, peletakan batu pertama embarkasi haji akan dilaksanakan pada bulan April 2020 mendatang.

Ajam berharap, embarkasi haji di Indramayu akan menjadi asrama embarkasi haji terbaik di Indonesia karena dilengkapi dengan miniatur pesawat dan juga direncanakan ada pula museum haji.

PAHAM TATA CARA HAJI

Terkait kegiatan bimbingan pra-manasik calon jamaah haji Kabupaten Indramayu dan Kota Cirebon, Taufik mengatakan, menjadi salah satu bukti bagaimana sebuah kerja sama dilakukan dengan baik antara Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat dengan Kabupaten Indramayu sehingga mampu melahirkan inovasi kegiatan.

Taufik mengungkapkan, penyelenggaraan haji dari tahun ke tahun dirasakan semakin membaik. Hal ini menjadi bukti bahwa pemerintah serius menangani kebutuhan umat. Hal ini dicapai melalui proses evaluasi yang terus menerus serta dibantu oleh berbagai pihak yang ingin menjadikan proses ibadah yang multi dimensi ini bisa sempurna.

“Kegiatan bimbingan pra manasik hari ini pada dasarnya diselenggarakan guna mempersiapkan manasik haji yang nantinya akan membantu para jamaah calon haji dalam memahami tata cara berhaji yang baik dan benar,” tuturnya.

Sehingga, lanjut Taufik, nantinya para jamaah dapat melaksanakan seluruh tahapan serta rukun ibadah haji dengan lebih mudah dan lancar. “Selain itu, bimbingan pra manasik juga sebagai momen silaturahmi antar sesama jamaah calon haji agar semakin mengenal dan saling membantu dalam mempersiapkan perjalanan ke tanah suci nanti,” kata Taufik.

Sedangkan, Ajam Mustajam mengatakan, pada penyelengaraan haji tahun ini pemerintah telah mengambil kebijakan bahwa satu hotel harus di isi oleh jamaah dari kabupten/kota yang sama. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam koordinasi penyelenggaraan haji di tanah suci.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh, Munir Huda mengatakan, pada tahun ini, jumlah jamaah haji asal Kabupaten Indramayu sebanyak 1773 orang dan dari Kota Cirebon sebanyak 356 orang.

Munir berharap, kegiatan pra manasik calon jamaah haji Kabupaten Indramayu dan Kota Cirebon berjalan dengan baik. “Selanjutnya, setelah pra manasik ini akan dilakukan manasik di masing-masing KBIH,” kata Munir. (oet)

News Feed