oleh

Polisi Gulung Sembilan Maling Motor

 INDRAMAYU-Operasi Jaran Lodaya 2020 yang dilaksanakan Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu selama 10 hari berhasil meringkus 9 tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dua diantaranya merupakan target utama polisi.

Para pelaku ini ditangkap di tempat persembunyiannya masing-masing, kesembilan pelaku berinisial CRM (35), AGN (36), TYB (38), KSM (35), HLM (25), RWD (40), KDR (42), MKB (48), dan SLF (22), semua tersangka merupakan warga Kabupaten Indramayu.

Kepala Kepolisian Resor Indramayu AKBP Suhermanto SIK MSi mengatakan, masing-masing pelaku memiliki perannya sendiri-sendiri yakni eksekutor pencurian, pengemudi, serta penadah.

Lima tersangka bertindak sebagai eksekutor utama, yakni CRM, AGN, TYB, KSM, dan HLM. Sisanya betindak sebagai pengemudi kendaraan serta penadah. “Dalam Operasi Jaran ini ada 8 kasus laporan warga yang dapat diungkap, dua di antaranya merupakan target operasi dan 6 lagi merupakan target tambahan, dengan jumlah total tersangka 9 orang,” ungkap  Suhermanto kepada wartawan di Mapolres Indramayu, Selasa, (3/3/).

Suhermanto melanjutkan, selain ke-9 pelaku, polisi juga masih mengejar beberapa orang DPO lainnya yang melarikan diri saat ditangkap. Dari tangan para tersangka petugas mengamankan barang bukti sebanyak 10 motor berbagai jenis, sebuah jam tangan, sebuah telepon genggam, beberapa kunci letter T, dan STNK kendaraan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannnya, para pelaku diancam Pasal 363 ayat (2) KUHP dan pelaku penadah diancam Pasal 480 KUHP. “Tersangka masing-masing diancam dengan hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun dan 4 tahun penjara,” tegas kapolres. (oet)

News Feed