oleh

KBIHU An Nahdiyah Indramayu Gelar Bimbingan Manasik Haji

INDRAMAYU-Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) An Nahdiyah Kabupaten Indramayu menggelar bimbingan manasik haji, Minggu (1/3). Kegiatan ini menggunakan dua tempat, yaitu di sekitar Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan dan di sekitar Pendopo Kabupaten Indramayu.

Sekretaris KBIHU An Nahdiyah Kabupaten Indramayu, H Ibnudin Faozan MHI menjelaskan, kegiatan bimbingan manasik haji ini dilakukan agar jamaah calon haji benar-benar memahami syarat dan rukun haji, sehingga ketika pelaksanaan nanti mereka bisa melaksakan ibadah dengan benar dan khusyuk.

“Jadi selain memberikan teori, kami juga mengajak mereka praktik langsung bagaimana pelaksanaan ibadah haji yang sebenarnya, dari awal hingga akhir,” jelas Ibnu, didampingi Ketua KBIH An-Nahdiyah Kabupaten Indramayu, KH Maksudi.

Ibnu Faozan menambahkan, jumlah jamaah calon haji KBIHU An Nahdiyah tahun ini mencapai hampir 500 orang. Mereka berasal dari 12 koordinator wilayah. Yakni koordinator wilayah Anjatan, Haurgeulis, Patrol, Losarang, Lohbener, Jatibarang, Sliyeg Kertasmaya, Tukdana, Sukagumiwang, dan Eks Kawedanan Karangampel. “Selain itu kami masih menunggu jamaah tambahan dari lanjut usia, yang masih menunggu proses pelunasan,” kata Ibnu.

Sementara dalam kegiatan manasik haji yang dilakukan Minggu (1/3), peserta mempraktikkan haji tamattu. Dalam haji tamattu ini diawali dengan niat umrah terlabih dahulu baru dilanjutkan dengan ibadah haji.

Kegiatan ibadah diawali dengan mengambil miqat ihram umrah. Untuk jamaah haji Indonesia miqat diambil di Yalamlam. Namun berdasarkan kesepakatan para ulama, pengambilan miqat dilakukan di Jeddah.

Jamaah calon haji selanjutnya menuju Masjidil Haram (dalam manasik kali ini dipusatkan di Islamic Center). Jamaah melakukan tawaf mengelilingi kakbah. Kemudian dilanjutkan dengan sa’i, dan diakhiri dengan tahalul. Setelah ini umrah selesai dan jamaah melanjutkan perjalanan ke Arofah untuk melaksanakan wukuf di Arofah. Dalam latihan ini, Arofah dipusatkan di Pendopo Kabupaten Indramayu.

Setelah melakukan wukuf di Arofah yang merupakan rukun haji, kemudian jamaah menuju Muzdalifah untuk melakukan mabit (menginap) dan mengambil batu. Selanjutnya jamaah yang sudah mengambil batu menuju Mina untuk melakukan lempar jumarot. Usai melakukan lempar jumarot, jamaah melakukan tahalul awal. Setelah ini jamaah boleh melakukan larangan seperti memakai pakaian berjahit, kecuali berhubungan badan. Selanjutnya, jamaah kembali ke hotel di Makkah, kemudian melakukan tawaf haji dan sa’i haji. Ibadah haji pun selesai dilaksanakan. (oet/*)

News Feed