oleh

Lestarikan Satwa Langka Lewat Dongeng

INDRAMAYU-Madrasah Ibtidiyah (MI) Al Ikhlas Eretan, Kecamatan Kandanghaur punya cara tersendiri untuk memperkuat karakter peserta didik dalam menjaga kelestarian alam. Yakni lewat dongeng.

Maestro dongeng keliling, Mang Samsudin (50) diundang untuk mengenalkan berbagai satwa langka di Indonesia kepada ratusan pelajar MI Al Ikhlas. Cara mendongengnya terbilang unik, ia membuat replika berbagai jenis hewan langka seperti Harimau, Badak, Gajah dalam wujud wayang sebagai alat peraga.

Gaya bahasanya yang mudah dicerna dan dipahami, membuat pendengarnya antusias. Apalagi, sembari menutur cerita Mang Samsudin kerap berinteraksi dengan para siswa untuk menirukan suara maupun gerak hewan.

Dalam cerita yang dibawakannya terkandung pesan untuk menjaga keberlangsungan hidup hewan langka dan pohon serta menjaga lingkungan dan sungai dari sampah.

Kepala MI Al Ikhlas Eretan, Drs H Masnun Sarnawi menuturkan, sengaja mengundang Mang Samsudin untuk mengedukasi anak didiknya mengenai pentingnya keseimbangan alam serta kelestarian satwa langka. Salah satu media paling efektif untuk membentuk kebiasaan dan karakter anak sejak usia dini adalah mendongeng.

Sehingga diharapkan tertanam dalam benak siswa untuk senantiasa menjaga harmoni lingkungan sekitarnya agar tidak terjadi bencana seperti banjir dan tanah longsor. Karena rusaknya alam dan terjadinya bencana alam tidak terlepas dari ulah tangan-tangan manusia yang tidak ramah terhadap lingkungan. “Mereka senang. Saya rasa dengan cara ini anak-anak mampu merekam pesan-pesan yang disampaikan oleh Mang Samsudin,” ujarnya kepada Radar, Kamis (27/2).

Selain mengedukasi siswa, lanjut Masnun, acara ini sebagai bentuk dukungan terhadap Mang Samsudin dalam upayanya meningkatan kualitas pendidikan sekaligus mengampanyekan penyelamatan satwa langka di Indonesia. (kho)

News Feed