oleh

Kondisi Terakhir Lokasi Banjir Terparah di Desa Bugel

HINGGA berita ini ditulis, sekitar pukul 22.55 WIB, hujan di Desa Bugel Kecamatan Patrol masih deras. Air Sungai Bugel terus meluap. Bahkan, air yang masuk ke sejumlah rumah warga semakin tinggi.

KOMARUDIN KURDI, Patrol

PETUGAS gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Pamong Desa tidak ingin mengambil risiko atas keselamatan warga Bugel. Sebagian warga mulai diungsikan ke tempat yang lebih aman. Proses evakuasi dilakukan petugas dengan menyisir setiap rumah warga di Blok Tengah, lapang bola dan pasar. Evakuasi dilakukan dikarenakan ketinggian air yang merendam rumah warga terus naik. Upaya itu dilakukan untuk mencegah adanya korban jiwa.

“Sudah 80 warga yang sudah kita evakuasi. Mereka kita ungsikan di dua tempat pengungsian, yakni balai desa dan lapangan futsal milik warga. Sekarang petugas masih melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga yang kondisi banjirnya lebih parah,” ujar Camat Patrol Teguh Budiarso SSos MSi didampingi Kapolsek Patrol AKP Rukman dan Danramil, Kapten CZI Samsudin, Senin (24/2).

Teguh menjelaskan, untuk rumah warga yang terendam terus bertambah. Di Desa Bugel tercatat ada sebanyak 608 unit rumah terendam. Sukahaji, 380 unit dan Desa Limpas sebanyak 171 unit rumah yang terendam.

“Kami bersama Pak Kapolsek, Danramil dan kuwu siaga di lokasi banjir untuk memantau perkembangan, sehubungan hujan dengan intensitas tinggi masih turun,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Patrol AKP Rukman mengatakan, petugas lebih memprioritaskan penyelamatan terhadap korban banjir. Bagi warga yang rumahnya parah terendam banjir dilakukan evakuasi dan dibawa ke tempat pengungsian. “Orang lanjut usia, perempuan dan anak-anak kita prioritaskan dulu untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Kita mengutamakan penyelamatan para korban banjir,” kata Kapolsek diamini Danramil Kapten Samsudin. (*)

News Feed