oleh

Pemdes Bangodua Tampung Aspirasi Pembangunan lewat Musrembangdes

INDRAMAYU– Untuk menampung aspirasi masyarakat terkait program pembangunan desa di tahun selanjutnya, Pemerintah Desa Bangodua, Kecamatan Bangodua, menggelar musyawarah rencana pembangunan desa (musrembangdes). Kegiatan tersebut bertempat di aula kantor kuwu setempat, dihadiri Muspika Bangodua, lembaga dan tokoh masyarakat desa.

Sekdes Bangodua, A Zaenudin menyebutkan musrembangdes hal yang harus dilaksanakan pemerintah desa setiap tahunnya, untuk menentukan program pembangunan apa yang akan dijalankan pada tahun selanjutnya, melibatkan semua unsur masyarakat.

“Musrembangdes untuk tahun 2021, tahun 2020 sudah tinggal menjalankan saja, tetap desa libatkan semua unsur masyarakat setiap blok. Hasil dari musrembang ini jadi acuan kita untuk merencanakan arah pembangunan di tahun selanjutnya sesuai usulan warga,” ujarnya pada Radar Indramayu, Jumat (21/2).

Lebih lanjut, Zaenudin mengatakan musrembang menjadi keharusan bagi pemerintah desa sebelum menyusun rancangan pembangunan yang akan di jalankan. Sudah menjadi keharusan juga pelaksanaan program pembangunan dijaring dari aspirasi masyarakat, dan memilih mana yang paling dibutuhkan dan sifatnya paling penting untuk di dahulukan sesuai kesepakatan bersama tokoh masyarakat di setiap blok.

“Perwakilan warga setiap blok menyuarakan aspirasi program pembangunan apa yang dibutuhkan dan diusulkan dalam forum. Mana yang paling urgen, ini yang akan kita dulukan. Tentunya sesuai kesepatakan bersama. Di tahun ini lebih banyak difokuskan pada sektor pemberdayaannya,” ujarnya.

Camat Bangodua Soidin mengatakan, pelaksanaan musrembang merupakan kewajiban yang harus dilakukan pemerintah desa. Hal itu dilaksanakan agar penyerapan anggaran bisa lebih terarah, sesuai dengan harapan masyarakat desa. “Diharapkan apa yang jadi program pembangunan desa sesuai keinginan masyarakat, karena usulan dari masyarakat langsung. Kami tekankan juga penggunaan anggaran desa diprioritaskan untuk kegiatan pemberdayaan, seperti sektor pendidikan, kesehatan, ataupun permodalan BUMDes,” ujarnya. (oni)

News Feed