oleh

Forkompicam Bongas Ajak Jamaah Jauhi Togel

INDRAMAYU – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompicam) Bongas kembali menggelar safari Jumat Keliling (Jumling). Kali ini program untuk menyerap aspirasi warga dan membangun kedekatan antara ulama, umaro dan masyarakat itu mengambil tempat di Masjid Al Hidayah, Desa Cipaat, Jumat (21/2).

Acara yang berlangsung usai salat Jumat berjamaah ini, diisi dengan dialog serta penyerahan bantuan untuk marbot dan imam masjid.

Dalam kesempatan itu, Camat Bongas Iing Kuswara SSTP MSi mengajak jamaah untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari berbagai penyakit masyarakat (pekat). Menjauhi tindakan berkelompok yang negatif, salah satunya adalah perjudian.

Dia menegaskan judi dilarang dalam agama maupun hukum di Indonesia. Merusak moral sampai bisa membuat orang bertindak kurang waras. Tapi tak dipungkiri, saat ini masih ada tindak perjudian yang terjadi karena sulitnya mengawasi pergerakan perjudian seperti toto gelap alias togel.

“Kalau sudah nyandu ini togel, kaya orang gila. Kulit pohon dikuburan keramat dikerik katanya bisa muncul angka-angka. Orang baru bangun tidur ditanyain mimpi nomer berapa buat dipasangi. Sampai wong edan juga ditanyai. Belum lagi orang nyandu togel biasanya melupakan kewajibannya menafkahi anak istri. Jadi bahaya togel ini,” terang dia.

Karena itu, pihaknya berkordinasi dengan aparat kepolisian untuk terus melakukan penyisiran dan mencari di mana titik-titik tempat terjadinya perjudian togel di Kecamatan Bongas. Petugas pastinya akan menindak tegas pelaku judi togel.

Lewat Safari Jumling ini pula, pihaknya meminta para jamaah, tokoh agama maupun tokoh masyarakat untuk dapat melakukan sosialisai terkait pelarangan perjudian.

Dalam rangka pencegahan, ia meminta kepada para pemuda untuk menyibukkan diri dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Menurutnya, biasanya waktu luang sendiri dapat menyebabkan para generasi muda mulai bertindak macam-macam. (kho)

News Feed