oleh

Warga Taat Pajak Diberi Cenderamata

INDRAMAYU– Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Indramayu II Haurgeulis mulai menggencarkan operasi terpadu tertib kendaraan bermotor di triwulan pertama tahun 2020 ini.

Menggandeng jajaran Kepolisian Resor Indramayu, SubDenpom III/Indramayu, Dishub, Jasa Raharja dan Bank bjb, operasi gabungan menyasar Kendaraan Bermotor yang Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Baik roda dua maupun roda empat yang melintasi jalan raya pantura Kandanghaur, Rabu (19/2).

Warga memberikan apresiasi terhadap upaya Samsat Haurgeulis menggelar operasi gabungan sekaligus membuka pelayanan pembayaran pajak kendaraan (PKB) bermotor melalui mobil Samsat Keliling yang standby di lokasi yakni Alun-alun Kecamatan Kandanhaur.

“Untung ada operasi terpadu ini, jadi bayar pajak tidak harus ke Kantor Samsat Haurgeulis. Apalagi bayar pajak disini malah dikasih Cenderamata,” ucap Ahmad dengan nada senang.

Namun bapak dua orang anak ini menegaskan, hadiah bukan menjadi tujuan. Sebagai warga negara yang baik,  dirinya menyadari pentingnya membayar PKB sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang penting untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelaksanaan pembangunan.

Manfaat lainnya dari PKB, yaitu untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, membantu peningkatan pendapatan pemda melalui bagi hasil pajak dan meningkatkan ketenangan serta kepastian hukum bagi WP.

Ahmad pun mengajak kepada para pemilik kendaraan bermotor agar taat pajak demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan. “Minimalnya kalau sudah bayar pajak, kita berkendara kemana saja tenang. Tidak khawatir ditilang sama pak polisi,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala UPTD P3D Wilayah Kabupaten Indramayu II Haurgeulis, H Deni Handoyo SSos MM menjelaskan, untuk menekan angka KTMDU, selain melalui pendekatan sosialisasi kemudahan akses untuk membayar pajak, perlu dilakukan syok terapi  melalui opgab untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.

Dalam pelaksanaan razia, bagi pelanggar pajak kendaraan bisa langsung membayarnya di lokasi. Dia membenarkan, operasi terpadu merupakan salah satu upaya dalam mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang taat pajak, karena akan ada DBH antara Pemprov Jabar kepada Pemda Indramayu yang digunakan untuk pembangunan insfrastruktur jalan dan sebagainya. Untuk masyarakat Indramayu,” terangnya.

Deni Handoyo memaparkan, selain operasi terpadu, Samsat Haurgeulis juga akan terus menggencarkan sosialisasi pembebasan pajak serta penelusuran KTMDU.

Sedangkan inovasi mandiri yang akan dilakukan oleh Samsat Haurgeulis yaitu melakukan kerja sama dengan BUMDes, Koperasi Nelayan maupun koperasi lainnya yang berada di 9 kecamatan. Kerja sama ini untuk pelayanan pembayaran PKB melalui aplikasi PPOB.

Selanjutnya, dengan menambah jadwal layanan samsat keliling melalui program Samsat Night dan Samsat Weekend. “Penambahan layanan samsat keliling ini agar bisa menjangkau lebih dekat kepada wajib pajak. Kita ada Samsat malam yang mengambil tempat dikawasan alun-alun serta Samsat Weekend yang dilaksanakan setiap hari Minggu dipusat-pusat perbelanjaan,” terangnya.

Kemudian inovasi lainnya adalah melaksanakan sosialisasi ke SMA/SMK sederajat guna menciptakan kesadaran para pelajar, guru maupun karyawan dan ditindaklanjuti pendataan KTMDU. “Kita juga ada program kecamatan binaan. Ini sebuah inovasi yang memanfaatkan pegawai sebagai account refresentatif atau AR untuk membina wilayah kecamatan binaannya masing-masing agar tertib pajak,” jelasnya.

Deni Handoyo menambahkan, dengan berbagai inovasi ini diharapkan bisa menjangkau lebih dekat kepada wajib pajak khususnya yang berada di pelosok pedesaan. Karena itu terobosan untuk memudahkan wajib pajak menunaikan kewajiban membayar PKB terus menjadi prioritas. (kho)

News Feed