oleh

SMA NU Juntinyuat Sukses Helat Pentas PAI Tingkat SMP

INDRAMAYU-Yayasan Ibu Hj Chodijah Segeran melalui Lembaga Pendidikan SMA NU Juntinyuat menggelar Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat SLTP tahun 2020 meliputi eks Kawedanan Karangampel di Aula SMA NU setempat yang berakhir, Rabu (19/2).

Hadir dalam acara itu, Ketua Yayasan Ibu Hj Chodijah Segeran H Abas Abdul Djalil MSi didampingi tuan rumah Burhanudin MPdI, H Madakir SPd MSi, Ketua Pokjawas Kemenag Kabupaten Indramayu Dr Sanurih MAg, Ketua Kasi PAIS Mamat Surahmat SAg, dan Ketua MGMP PAI Kabir SAg MPdI.

Ketua Yayasan Ibu Hj Chodijah Segeran H Abas Abdul Djalil MSi mengatakan, Pentas PAI dapat berperan dalam mempererat ukhuwah Islamiyah dan memberi motivasi pada peserta didik. Abas berharap, melalui Pentas PAI \dapat menumbuh kembangkan minat, bakat dan kreativitas di bidang keterampilan dan seni PAI serta menanamkan sikap keberanian, kemandirian dan sportivitas di kalangan peserta didik. “Pentas PAI ini juga diharapkan mampu membentuk karakter anak bangsa karena tujuan dari pendidikan agama itu sendiri dimaksudkan menempa jiwa agar memahami agama dan saling menghargai manusia,” kata Abas yang juga digadang-gadang sebagai calon bupati Indramayu ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Pentas PAI Khabir SAg MPdI mengatakan, kegiatan pentas PAI ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya secara berjenjang.

Dijelaskannya, Pentas PAI merupakan salah satu program yang dilaksanakan dari tiap sekolah di eks Kawedanan Karangampel, dimana pemenangnya akan menjadi peserta pentas PAI tingkat kabupaten.

Sementara itu, Kepala SMA NU Juntinyuat yang juga tuan rumah lomba, Burhanudin MPdI mengatakan, Pentas PAI merupakan sebuah kebutuhan bagi anak-anak Indonesia. Melalui kegiatan ini, lanjutnya, dapat diketahui minat dan bakat mereka dalam bidang agama Islam. “Sedangkan bagi guru juga dapat menjadi kebutuhan meningkatkan keilmuan dalam agama Islam,” ujarnya.

Menurutnya, cabang-cabang lomba yang digelar dimaksudkan untuk lebih memotivasi karena beragamnya potensi peserta didik dalam mata pelajaran PAI. “Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan, ketaqwaan, akhlak mulia serta mempererat ukhuwah Islamiyah, membina persaudaraan, toleransi beragama dan kesatuan bangsa di kalangan peserta didik,” terangnya.

Burhanudi menyebutkan, ada sebanyak 22 SMP yang mengikuti perlombaan dengan sejumlah cabang yang dilombakan yakni Cerdas Cermat Agama (CCA), Olimpiade PAI, Musabaqoh Hifzil Quran (MHQ), Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), lomba Kaligrafi, lomba Azan, Pidato dan lagu religi. “Dari Pentas PAI tahun ini juara umumnya kembali diraih oleh SMP NU Darul Maarif Kaplongan,” pungkasnya. (ibn)

News Feed