oleh

Bunda Literasi Ajak Tangkal Berita Hoax

BUNDA Literasi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil, mengajak pelajar untuk turut terlibat langsung menangkal informasi bohong atau hoax. Hal ini disampaikannya saat melaksanakan Siaran Keliling (Sarling) di SMA Negeri 1 Sindang Kabupaten Indramayu, Rabu (19/2).

Menurutnya, masalah hoax sudah berada pada tahap yang memprihatinkan. Sehingga seluruh lapisan masyarakat, dituntut untuk bersama-sama dalam menangkalnya.

“Jawa Barat telah mendeklarasikan diri untuk melawan hoax. Karenanya kita harus hadir bersama-sama untuk menghantam segala penyebaran informasi bohong,” ujarnya.

Sosok yang akrab disapa Bunda Cinta ini juga mengimbau kepada para akademisi dan peserta didik, agar memeriksa informasi secara detail sebelum menyebarkannya. Hal ini penting untuk dilakukan, guna menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. “Kami tidak ingin kerukunan masyarakat yang sangat heterogen ini terpecah belah, hanya karena isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi sejak awal, kita harus mengenalkan anti hoax kepada seluruh siswa, khususnya siswa SMA,” imbuhnya.

Dijelaskannya, ada lima hal yang mesti dilakukan untuk menangkal hoax. Ia menyebutnya dengan THINK, yakni true, helpfull, inspiring, necessary serta kindness. “Masyarakat harus memeriksa kebenaran setiap informasi dan memikirkan kebermanfaatan dari informasi tersebut. Setelahnya, mereka dituntut untuk menimbang informasi tersebut menginspirasi atau tidak, serta memikirkan apakah informasi tersebut diperlukan oleh masyarakat. Dan yang terakhir, masyarakat harus memerhatikan maksud dari informasi itu sendiri,” jelasnya.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki program Jabar Saber (Sapu Bersih) Hoax yang harus didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat. Tim Jabar Saber Hoax ini bertugas memantau, mendeteksi, dan mengedukasi masyarakat.

“Jadi apabila berita yang akan disebarkan tidak memiliki kelima unsur diatas, stop hoax sampai di tanganmu. Ini akan sangat membantu kerja Tim Jabar Saber Hoax,” tandasnya.

Ia pun memuji keberadaan SMA Negeri 1 Sindang, sebagai salah satu sekolah yang telah banyak menelurkan sejumlah petinggi negeri serta tokoh-tokoh penting. Dengan prestasi yang segudang, pelajar SMA Negeri 1 Sindang diharapkan menjadi duta anti hoax, khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu.

“Dengan tingkat intelegensia diatas rata-rata, saya yakin siswa-siswi Sasi mampu menganalisa setiap informasi yang masuk. Terlebih di bawah kepemimpinan Bapak Sulkhin, saya lebih yakin lagi jika SMA Negeri 1 Sindang akan mampu menjadi duta anti hoax yang akan menangkal dan melawan setiap penyebaran berita hoax,” pungkasnya.

Kehadiran Atalia Praratya Kamil, disambut meriah dengan atraksi drumband serta kesenian rebana persembahan pelajar SMA Negeri 1 Sindang. Turut menyambut kehadirannya, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indramayu Hj Umirah Taufik Hidayat, Kepala SMA Negeri 1 Sindang (Sasi), Drs H Sulkhin MPd bersama seluruh jajaran dewan guru. (dun/adv)

News Feed