oleh

Kang Dudung Terpanggil untuk Membangun Indramayu

INDRAMAYU-Salah seorang bakal calon bupati Partai Golkar, H Dudung Badrun SH MH, ternyata sudah lama akrab dengan Partai Golkar. Tak heran, pengacara yang sudah menangani sejumlah kasus nasional ini memilih untuk mengikuti penjaringan bakal calon bupati (bacabup) di Partai Golkar.

Dalam acara Ta’aruf Bakal Calon Bupati Partai Golkar yang digelar di Hotel Handayani, Sabtu (15/2), Dudung Badrun memperkenalkan diri sebagai putra Segeran Kidul Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu.

Sejak mahasiswa di Jakarta, ia sudah aktif di mahasiswa Kosgoro, LBH Kosgoro DKI Jakarta, Pengurus Pusat LBPH Kosgoro,Pengurus Partai Golkar Jakarta Timur, Pengurus Partai Golkar DKI Jakarta, Sekretaris Bakumham DPP Partai Golkar, dan Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia. Ia juga pernah menjadi calon anggota DPR RI Partai Golkar Pemilu 2004 dapil Indramayu Cirebon.

Politisi yang akrab disapa Kang Dudung ini juga pernah masuk Tim Advokasi DPP Partai Golkar dalam menghadapi berbagai perkara gugatan terhadap Partai Golkar di awal reformasi. Termasuk, menghadapi sengketa hasil Pemilu 2004 di Mahkamah Konstitusi, dan salah satu penasihat hukum Bang Akbar Tanjung dalam perkara Bulog Gate.

“Sebagai putra daerah Indramayu asli Segeran, saya merasa terpanggil untuk membangun Indramayu,” tandasnya.

Dikatakan Kang Dudung, Indramayu ini kaya sumber daya alam, dan konsep pembangunan daerah jangka panjang sampai 2030 sudah ideal. Namun miskin implementasi karena komunikasi politik yang kurang sehat, birokrat yang masih feodal, serta peran Partai Golkar yang belum memposisikan sebagai sarana demokrasi yang optimal.

Menurutnya, kebekuan dinamika politik menjadikan adanya indikasi penumpukan kekuasaan pada kelompok tertentu, yang dapat dikualifikasikan adanya praktek oligarki lokal yang tidak menguntungkan kemakmuran dan keadilan bagi rakyat Indramayu.

 

Jika dipercaya sebagai calon Bupati Indramayu dari Partai Golkar, Kang Dudung sudah memiliki sejumlah rencana. Pertama, konsolidasi kekuasan Partai Golkar Indramayu dengan merajut dan merangkul segenap kekuatan keluarga besar Partai Golkar Indramayu, menciptakan iklim demokratis, tranparan, akuntable dan egaliter.

Kedua, lanjutnya, akan menghormati dan mendukung siapapun yang ditetapkan sebagai calon bupati/wakil bupati oleh DPP Partai Golkar. “Saya mengajak kepada semua pihak untuk mentaati norma umum dan Partai Golkar. Tinggalkan perilaku anomali dan curang. Jika fairness maka pasti terbangun sinergitas,” tegasnya.

Ketiga, lanjut Kang Dudung, menjadikan bupati dan wakil bupati sebagai manajer pembangunan Kabupaten Indramayu untuk semua, advokasi rakyat Indramayu yang berusaha di luar Indramayu dan di luar negeri dan berdiri dibarisan rakyat jika rakyat konflik dengan dunia usaha. “Seperti kasus sengketa lahan dengan RNI dan Perum Perhutani,” pungkasnya. (oet)

News Feed