oleh

Muspika Krangkeng Cepat Tanggap

INDRAMAYU-Muspika Kecamatan Krangkeng melaksanakan giat karya bakti dengan Pemerintah Desa Srengseng dan semua elemen masyarakat setempat.

Karya Bakti dimaksudkan sebagai realisasi respons cepat Muspika Kecamatan Krangkeng sebagai pelayan masyarakat atas laporan terkait sering terjadinya kecelakaan akibat putaran jalan di Blok Bencirong Desa Srengseng.

Sebelumnya, permasalahan tersebut disampaikan oleh Kepala Rukun Tetangga (RT), Harun, kepada Babinsa Desa Srengseng Koramil 1610/Krangkeng Serda Sudono, perihal sering terjadinya kecelakaan di putaran jalan arah masuk ke Desa Luwunggesik, bahkan sampai memakan korban jiwa. Dasar laporan tersebut Babinsa Desa Srengseng Serda Sudono melaporkan kepada Danramil Kapten Inf Dede Kusmayadi.

Dari laporan Babinsa, Danramil langsung mengecek lokasi  sering terjadinya kecelakaan bersama Babinsa dan perangkat desa serta masyarakat sebagai bahan untuk dirapatkan di tingkat Muspika Kecamatan Krangkeng.

Dalam rapat muspika tingkat Kecamatan Krangkeng, aspirasi dari masyarakat Blok Bencirong Desa Srengseng pun menjadi prioritas bagi Muspika, untuk segera mengambil langkah dan tindakan guna meminimalisir terjadinya Kecelakaan di lokasi tersebut

Pada hari Jumat (14/2), di Halaman Makoramil 1610/Krangkeng dilaksanakan apel karya bakti dalam rangka menutup separator jalan akses menuju Desa Luwunggwsik dan melebarkan sparator di depan warung  Mamih sebagai pengganti  sparator jalan yang ditutup. Kemudian menutup sparator akses putar kendaraan di depan Masjid Al-Furqon, dan mengalihkannya dengan melebarkan sparator jalan di depan kuburan tumpuk.

Camat Krangkeng Ali Alamudin SH menyampaikan, Muspika Kecamatan Krangkemg adalah pelayan masyarakat Krangkeng. Segala apa yg berkaitan dengan kepentingan masyarakat Krangkeng , pihaknya selalu siap merespons dan merealisasikannya.

Senada yang disampaikan oleh Camat Krangkeng, Kapolsek Krangjeng AKP I Nyoman Dita mengakui, terjadinya kecelakaan sering terjadi karena masyarakat tidak mengindahkan peraturan lalu lintas dan kelengkapan kendaraan, masyarakat hendaknya mengerti dan paham dalam berkendara. “Bahkan sering terjadi pada pengendara motor, lampu sein kiri menyala, tapi beloknya ke kanan. Bahkan masih ditemukan  adanya pengendara  yang masih dibawah umur/belum cukup umur,” tegasnya.

Danramil 1610/Krangkeng juga menambahkan,  para kuwu harus mensosialisasikan penutupan dan pengalihan akses putar jalan kepada masyarakatnya. Harapannya kedepan tidak ada lagi kecelakaan di sekitar lokasi terbut

Menurut Camat Krangkeng Ali Alamudin SH, pengerjaan penutupan dan pelebaran sparator jalan diprediksi selesai dalam waktu 3 hari. “Semoga apa yang dilakukan Muspika bersinergi dengan semua elemen masyarakat bisa berguna dan bermanfaat untuk semua,” ucap pria kelahiran Bakung Cirebon ini. (oet)

News Feed