oleh

21 Ketua PK Tidak Hadir, Partai Golkar Gelar Ta’aruf Bacabup dengan Struktural

INDRAMAYU-DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu menggelar Ta’aruf Bakal Calon Bupati (Bacabup) Indramayu dengan struktural Partai Golkar, Sabtu (15/2), di Hotel Handayani Indramayu. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan bakal calon bupati/wakil bupati yang telah mendaftar ke Partai Golkar.

Dari 16 bakal calon yang telah mendaftar, hanya 12 orang yang hadir dan memperkenalkan diri kepada seluruh peserta yang hadir. Mereka adalah Hj Ami Anggraeni, H Abdul Tholib, Cecep Ferdy Firdaus, H Dudung Badrun, Imamudin Jamil, Inu Danubaya, Kuswanto, Nurdin Zaenudin, KH Syathori, H Syaefudin, H Taufik Hidayat, dan Yon Haryono.

Sementara empat orang lainnya tidak tampak. Hilal Hilmawa dan dr Dedi Rohendi dikabarkan sudah sempat hadir di lokasi. Namun keduanya tidak sempat memperkenalkan diri karena ada keperluan dan harus meninggakan lokasi. Sedangkan H Daniel Mutaqin Syafiuddin tengah ada tugas, dan Yoga Rahadiansyah juga berhalangan hadir.

Satu persatu mereka diperkenalkan oleh Wakil Sekretaris Tim Pilkada Partai Golkar Indramayu, H Warmin Permana MA. Kemudian secara bergantian diberikan kesempatan untuk menyampaikan perkenalan selama 2 menit.

Sementara itu, sebanyak 21 PK Partai Golongan Karya (Golkar) ternyata tidak hadir dalam acara ta’aruf bakal calon bupati dan wakil bupati tersebut. Ketidakhadiran Pengurus Kecamatan dalam acara tersebut diketahui dari lembar absensi yang tidak berisikan paraf ketua maupun sekretaris PK.

Meski PK ini tidak hadir, namun acara ta’aruf dengan agenda utama mengenalkan sosok bakal calon bupati dan wakil bupati dari partai Golkar ini berjalan lancar.

Wakil Ketua Tim Pilkada Partai Golkar Indramayu, Drs H Muhaemin mengatakan, pihaknya sudah mengundang seluruh pengurus PK untuk dapat hadir dalam acara ta’aruf ini. Muhaemin sendiri tidak mengetahui alasan apa yang menyebabkan belasan PK ini tidak menghadiri acara yang diselenggarakan oleh DPD Partai Golkar Indramayu.

“Saya tidak paham apa persoalannya sehingga banyak PK yang tidak hadir. Padahal mereka diundang. Saya pikir ta’aruf ini hal yang baik dan sudah sepatutnya PK ini hadir,” kata Muhaemin.

Hal senada juga disampaikan Plt Ketua DPD Golkar Indramayu Sukim Nur Arif. Menanggapi tidak ada persoalan dengan ketidakhadiran belasan PK dalam acara ta’aruf tersebut. Menurutnya, ketidakhadiran mereka tidak menjadi masalah, dan partai Golkar Indramayu akan tetap menjalankan agenda agenda politik yang sudah ditetapkan juklak dan juknisnya oleh rapat pleno.

“Nggak ada masalah dengan ketidakhadiran PK dalam acara ta’aruf ini. Saya yakin undangan sudah sampai ke tangan mereka. Acara ini penting tapi mungkin bagi mereka ada acara yang lebih penting lagi,” kata Sukim.

Sukim menjelaskan, setelah tahapan ta’aruf ini, partai Golkar mulai melakukan survei dengan menggandeng lembaga survei Polmark terhadap seluruh bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar melalui Partai Golkar. Survei elektabilitas juga akan dilakukan terhadap calon-calon lain dari luar partai Golkar.

Sementara itu, sejumlah tamu undangan menilai ketidakhadiran PK dalam acara ta’aruf ini tidak perlu dirisaukan.  Yosep Husein Ibrahim, salah satu undangan yang hadir dalam acara tersebut menanggapi positif dan menganggap ini bagian dari demokrasi. Menurut Yosep, ketidakhadiran PK Golkar dalam acara ini dimungkinkan mereka ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan. “Inikan alam demokrasi. Bisa jadi mereka ada hal yang tidak bisa ditinggalkan. Justru ketidakhadiran mereka harus menambah semangat para kandidat bakal calon bupati, untuk melakukan pendekatan terhadap mereka,” ujar Yosep. (oet)

News Feed