oleh

Harga Cabai Merah Melambung, Stok Barang Menipis, Petani Gagal Panen

INDRAMAYU- Sejak memasuki tahun baru hingga saat ini, harga cabai merah terus melambung tinggi. Tidak tanggung-tanggung harga cabai merah saat ini di pasar tradisional bisa naik hingga tiga kali lipat dari saat harga normal.

Seperti yang terpantau di Pasar Daerah Jatibarang, Minggu (9/2). Harga cabai merah tembus di kisaran Rp60 ribu sampai Rp70 ribu/kg. Padahal, saat akhir bulan Januari harga cabai merah di kisaran Rp50 ribu/kg.

Kenaikan harga cabai merah dipicu atas ketersediaan stok yang menurun dan banyak petani cabai merah yang gagal panen karena cuaca ekstrem yang terus melanda daerah penghasil cabai merah. “Di tingkat petani saat saya kirim ke Bandung Rp60 ribu per kilogram. Alhamdulillah kita bisa untung harganya terus naik, bulan lalu notanya Rp52 ribu per kilogram di tingkat petani,” ujar Petani Cabai Merah Kecamatan Widasari, Sarip.

Selain cabai merah, bawang merah juga mengalami kenaikan harga. Saat ini harga bawang merah mencapai Rp37 ribu/kg padahal sebelumnya di kisaran Rp20 ribu/kg. Sedangkan bawang putih Rp45 ribu/kg.

“Sudah mulai pada naik mas, dampak cuaca juga. Dampaknya ke pembeli yang mengurangi jumlah belanjanya. Bawang merah saja tadinya jatuh harga, sekarang mulai naik, cabai rawit sekarang nyampai Rp43 ribu per kilogramnya,” ujar Pedagang Sayuran, Ato.

 

Menurut Ato, kenaikan harga cabai dan bawang dipicu stok barang dan karena kondisi cuaca yang cukup parah yang imbasnya berdampak pada tanaman cabai dan bawang. “Tidak tahu kenaikan harga sampai berapa lama. Kalau kami pedagang ya harga disesuaikan dengan harga-harga di penyetok barang, kalau harga di tingkat petani tinggi yang kita juga ngikutin,” ujarnya.

Sementara itu, Pengunjung Pasar Jatibarang, Tarini (43) mengatakan, kenaikan harga cabai dan bawang sangat dirasakannya. Dirinya harus mengurangi jumlah pembelian bawang dan cabai. “Cabai dan bawang kan jadi salah satu bahan masakan yang harus ada di setiap masakan. Biasanya saya beli setengah kilogram, tingginya harga jadi dikurangi,” ujarnya. (oni)

 

News Feed