oleh

Prihatin Jalan Rusak, Warga Tambal Lubang Jalan Pantura

INDRAMAYU – Kerusakan jalan nasional di wilayah Kabupaten Indramayu semakin parah. Kendati mulai ada upaya perbaikan dari pihak berwenang, tapi belum seluruhnya. Di sejumlah titik, ruas jalan yang berlubang masih dibiarkan tanpa penanganan.

Prihatin dengan kondisi itu, warga berinisiatif melakukan penambalan. Agar tak membahayakan pengendara terutama pengemudi sepeda motor. Seperti aksi tambal lubang jalan Pantura Kandanghaur oleh warga setempat. Di kawasan itu memang terdapat banyak lubang menganga. Diameternya rata-rata 30 centimeter dengan kedalaman sekitar 10-20 centimeter.

Oleh warga, lubang jalan Pantura ditutup dengan rupa-rupa barang. Seperti kain, tanah, pecahan genting, bata merah, dedaunan sampai karung berisi sampah. “Macam-macam yang ditaruh. Darurat saja, sebagai tanda peringatan supaya pengendara hati-hati. Soalnya banyak kejadian pengendara motor terjatuh, nyungsep,” kata Akmarudin, salah seorang warga, Jumat (7/2).

Sepengetahuannya, kerusakan jalan terjadi sejak awal bulan lalu seiring tingginya intensitas hujan. Namun gejala akan kerusakan sudah terlihat mulai awal tahun. Oleh warga, lubang yang dianggap berbahaya ditambal dengan memanfaatkan barang-barang seadanya. Tapi karena tak tahan digerus ban kendaraan, tambalan darurat itu akhirnya hilang tak berbekas.

Salah seorang pengendara, Wawan menuturkan, kerusakan jalan Pantura membuat pengemudi harus ekstra hati-hati. Dia yang sering bolak balik Anjatan-Indramayu mengaku seringkali sepeda motornya menghantam lubang karena tidak sempat menghindar. “Kadang kita kalau mau menghindar juga takut nyenggol kendaraan lain. Celakanya, lubang di sini cukup dalam,” keluhnya. (kho)

News Feed