oleh

Masyarakat Desak Normalisasi Cipelang

INDRAMAYU– Warga Kecamatan Bangodua minta Sungai Cipelang dinormalisasi. Pasalnya, setiap turun hujan Sungai Cipelang langsung meluap dan airnya langsung menggenai jalan raya serta mengakibatkan aspal jalan cepat rusak.

Meskipun air tidak sampai masuk ke permukiman warga, namun genangan air cukup mengganggu aktivitas warga. “Untung saja antara permukiman warga dan jalan yang digenangi air ada batas saluran pembuangan, air Sungai Cipelang yang luber ke jalan terhalang saluran pembuangan untuk masuk ke permukiman warga,” ujar warga sekitar, Upik (48), kamis (6/2).

Dikatakan Upik, air luapan Sungai Cipelang yang menggenangi jalan raya bukan kali pertama, namun setiap musim hujan langsung menggenangi jalan raya. “Ya, setiap kali hujan, air sungai langsung meluap dan menggenangi jalan karena sungai sudah dangkal. Harusnya dilakukan normalisasi, jangan sampai semakin parah,” katanya.

Warga lainnya, Wastim (57) menuturkan, rencana normalisasi Sungai Cipelang sudah didengarnya sejak tahun 2017. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian lagi terkati waktu normalisi Sungai Cipelang.

“Waktu itu sudah ada sosialisasi ke masyarakat yang punya bangunan yang berdiri di tanggul sungai untuk dibongkar karena akan ada proyek normalisasi modernisasi bendung rentang. Sindupraja sudah, tinggal Cipelang tapi gak tahu kepastiannya, ujarnya.

Wastim berharap Sungai Cipelang dapat segera dinormalisasi, agar air luapan sungai tidak lagi menggenangi jalan raya yang mengganggu warga. (oni)

News Feed