oleh

Mantan Kabag Kesra Nyabup di Golkar

INDRAMAYU-Satu lagi mantan pejabat Pemkab Indramayu mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati (bacabup) di Partai Golkar. Kali ini mantan Kabag Kesra DR H Abdul Tholib MPd, menyerahkan formulir pendaftaran ke Tim Pilkada 2020 DPD Partai Golkar Indramayu, Kamis (6/2) sekitar pukul 13.30. Kedatangannya disambut Wakil Ketua Tim Pilkada Drs H Soekarno Ermawan MBA dan Wakil Sekretaris, Drs H Rasita alias Bapa Bos.

Alumni S3 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung tahun 2008 ini memang layak diperhitungkan sebagai bacabup. Selain memiliki pengalaman duduk di pemerintahan, ia juga memiliki kualitas sumberdaya manusia yang mumpuni.

Ia pernah sukses mempimpin  SMPN 2 Sindang sebagai Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Selain itu juga memiliki banyak pengalaman luar negeri. Ia pernah mengikuti workshop leadership di IAB (Institut Aminuddin Baqi) Pahang, Malaysia. Kemudian melakukan MoU Peningkatan Mutu Pendidikan di Turki dan Australia tahun 2011.

Sebagai Kepala SMP Berprestasi Jawa Barat, ia pernah mendapatkan reward berangkat ke Naruto University of Education di Jepang. Kemudian mendapatkan reward sebagai Kepala SMP Teladan Nasional dengan berangkat ke Beijing, China.

Apabila terpilih menjadi calon bupati, Tholib telah memiliki visi Remaja Beriman. Yaitu religius, maju, mandiri, beriman, berilmu dan berihsan. “Bagi saya keteladanan itu kepribadian pemimpin unggulan. Artinya, memberi contoh lebih baik dari 1000 nasihat. Berkata lewat perbuatan lebih terhormat dari berbuat lewat perkataan,” tandasnya.

Tholib mengatakan, kunci keberhasilan untuk membangun Indramayu itu ada pada sumberdaya manusia (SDM), bukan pada geografis. Dikatakan, perubahan akan lebih efektif kalau dimulai dari diri sendiri. Namun sistemnya harus selalu dibangun dan selalu dinamis. Kemudian personnya juga harus ORI atau bermutu tinggi. Indikasi person yang bermutu tinggi, tuturnya, memiliki motivasi superior dan memiliki kompetensi.

Tholib menambahkan, berdasarkan hasil survei di negara maju seperti Australia, suksesnya seorang pemimpin 85 persen dipengaruhi oleh attitude, dan kompetensi knowledge hanya berpengaruh 15 persen.

“Bisa jadi orang cerdas, pandai, pintar, itu sangat berbahaya bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat sekitar, bangsa dan negara, bila tidak memiliki kepribadian yang utama,” tandasnya. Tholib optimis, dengan visi Remaja Beriman Indramayu akan lebih mahi dan lebih unggul. ”Insya Allah,” ucapnya. (oet)

News Feed