oleh

Kapolres : Jaga Kondusivitas Jelang Pilkada

INDRAMAYU-Kepolisian Resor Indramayu intensif menjalin silaturahmi kamtibmas (keamanan, ketertiban masyarakat) dengan sejumlah elemen masyarakat. Salah satunya adalah tokoh ulama kharismatik Pimpinan Pondok Pesantren Cadangpinggan Sukagumiwang Prof KH Syakur Yasin MA, Rabu (5/2).

Selain Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto SIK MSi, turut mendampingi sejumlah perwira di jajaran utama pada kegiatan silaturahmi kamtibmas. Diantaranya adalah Wakapolres Kompol Nanang Suhendar, Kasat Binmas AKP Gatot Kuncoro, Kasat Intelkam AKP Iwan Rasiwan serta Kapolsek Cadangpinggan AKP I Wayan Suarjana.

Menurut Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto SIK MSi, kegiatan silaturahmi kamtibmas memang rutin dilaksanakan jajarannya sebagai upaya menjaga dan mempertahankan kondusivitas wilayah. Terlebih menjelang pelaksanaan Pilkada 2020. “Penting bagi kami untuk lebih dekat dengan rakyat dan menjamin kondusivitas wilayah di Kabupaten Indramayu. Kami ingin menggali banyak informasi dan mendapat masukan tentang situasi dan kondisi yang ada di lapangan,” ungkapnya.

Jelang pelaksanaan Pilkada 2020, lanjutnya, ulama memiliki peran penting turut serta menjaga kondusivitas wilayah. Salah satunya memberikan pengertian dan pemahaman kepada umat, untuk meredam suhu politik yang semakin memanas.

“Kami juga meminta bantuan kepada tokoh-tokoh ulama, untuk memberikan banyak pemahaman kepada umat. Tidak hanya masyarakat di tataran akar rumput, namun juga kepada paslon agar selalu sportif dalam bertarung,” jelasnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Cadangpinggan Sukagumiwang, Prof KH Syakur Yasin MA, sangat mengapresiasi silaturahmi kamtibmas yang dilaksanakan jajaran Polres Indramayu. Ia berharap, kegiatan ini bisa menjadi salah satu langkah dalam mengawal kondusivitas wilayah.

“Silaturahmi dapat menjalin dan memperkuat kedekatan emosional. Tentunya diharapkan akan berbanding lurus dengan terwujudnya kondusivitas wilayah yang selalu diidam-idamkan,” terangnya.

Dalam rangka mewujudkan wilayah di Kabupaten Indramayu yang kondusif, ia sepakat untuk menggelar dialog kebangsaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang kebhinekaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Dialog kebangsaan akan dilaksanakan bersama jajaran Forkopimda yang rencananya akan dilaksanakan selama 3 tahun. Selama 36 kali pertemuan, dialog akan dilaksanakan secara bergiliran di tiap kecamatan,” pungkasnya. (dun)

News Feed