oleh

Forrimber Ajari Tanam Padi Sejak Dini

INDRAMAYU- Sejumlah komunitas penggerak pertanian bermunculan. Hal ini merespons semakin berkurangnya regenerasi petani di Kabupaten Indramayu.

Seperti dilakukan Forum Darim Bersatu (Forrimber) Kecamatan Losarang. Komunitas ini ikut serta membina dan mendidik agar cinta terhadap alam dan lingkungan. Mereka juga menumbuh kembangkan rasa kepedulian anak-anak desa terhadap sektor pertanian.

Ketua Forrimber, Darim mengatakan, komunitasnya merupakan wadah untuk menampung para pemuda dan pemudi dari dua desa yakni Desa Kendayakan Kecamatan Terisi dan Desa Puntang Kecamatan Losarang yang hobi naik gunung yang dinamakan Aroeng Extrem. Tetapi, lanjut Darim, komunitasnya tidak hanya menyukai pendakian semata, ataupun sebagai pecinta alam, tapi juga mengenalkan anak-anak desa lebih mengenal sektor pertanian. “Sekitar 60 persen pemuda pemudi desa hobi pendaki gunung,” ucap Darim pada Radar Indramayu, Minggu (2/2).

Lebih lanjut, dikatakan Darim, Forrimber juga bergabung dengam Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani (AB2TI) Kabupaten Indramayu dan Gelar Pangan Nusantara (GPN) yang berkiprah mengajak dan mendidik generasi muda cinta terhadap alam, melestarikan lingkungan, serta lebih mengenal sektor pertanian yang dimulai sejak dini.

“Anak-anak saya kenalkan tentang tanaman, hama, penanggulangan, pola tanam, dan praktik di lahan secara langsung, Misalnya, ketika kita ajak mereka menanam padi kami jelaskan nama padi atau deskripsinya, cara menanam, dari pemilihan benih, semai, cara mengurus, penanggulangan hama hingga masa panen,” bebernya.

Darim berharap, melalui kegiatan yang diinisiasinya dapat berdampak positif, terutama dalam hal menarik generasi muda untuk lebih tertarik pada sektor pertanian. Sehingga, isu kencang akan berkurangnya petani dapat diatasi dengan gerakan pengenalan sektor pertanian sejak dini. “Sehingga semakin banyak generasi muda yang ingin terjun di bidang agribisnis pertanian meneruskan profesi orang tuanya,” pungkasnya. (oni)

News Feed