oleh

Jalan Raya Pantura Desa Langut Rusak Lagi, Makan Korban Lagi

INDRAMAYU-Sempat ditambal, sejumlah titik ruas jalan raya pantura Desa Langut, Kecamatan Lohbener kembali rusak. Kembali pula makan korban. Setelah dalam semalam sebanyak 8 mobil mengalami ban pecah, kali ini menimpa pengendara sepeda motor hingga meregang nyawa.

Gegara ban kendaraannya menabrak lubang, pengemudinya terjatuh, luka parah pada bagian kepala. Tewas seketika. “Informasinya orang Tegal. Mau balik kampung, meninggal dunia. Kalau gak salah dua hari lalu, sudah ditangani pihak kepolisian,” ungkap Tiban, warga sekitar kepada Radar Indramayu, Selasa (28/1).

Pasca kejadian naas itu, sejumlah warga ramai-ramai melakukan perbaikan darurat dengan menambal lubang memanfaatkan pecahan batu bata dan genting. Upaya itu dilakukan agar tidak lagi jatuh korban. “Warga sekitar ikutan was-was. Khawatir ada korban lagi, kasihan. Jadi inisiatif tambal lubang pakai batu bata,” lanjut dia.

Sehari berikutnya, pihak pemelihara jalur pantura Lohbener-Sewo juga langsung melakukan tambal ulang. Namun setelah kembali diguyur hujan, lubang yang telah ditutup aspal itu kini kembali rusak. Wargapun kembali khawatir. “Saya mah kalau malam terus hujan sudah gak bisa tidur nyenyak. Takut ada yang celaka lagi. Kasihan pak,” tuturnya.

Sementara dari pantauan Radar Indramayu, jalan berlubang di jalur Kecamatan Lohbener memang tersebar merata. Hampir di semua ruas jalan selalu ada. Hanya kedalamannya yang berbeda.

Kala siang, kerusakan jalan tampak sangat nyata. Pengendara bisa menghindar. Tapi saat malam, jalan bopeng nyaris tak terlihat. Selain karena penerangan kurang memadai, juga karena lubang terisi air sehingga seolah-olah jalan rata.

Seperti salah satu lubang jalan yang dibicarakan Tiban. Kedalamannya ditaksir mencapai 30 cm. Titiknya berada persis berdekatan dengan median jalan sebelah selatan di lajur arah Jakarta menuju Cirebon. Sempat diperbaiki, aspal bekas tambalan kembali terkelupas. (kho)

News Feed