oleh

SMKN 1 Jatibarang Sukses Helat Geserere 3 Jabar Open

INDRAMAYU- SMKN 1 Jatibarang sukses menghelat lomba PMR tingkat madya dan wira gelora semangat relawan remaja (Geserere) 3 Jabar Open, Sabtu (25/1), di Halaman SMKN Jatibarang.

Kegiatan yang dibuka Kepala SMKN 1 Jatibarang Drs H Juanda MSi dan dihadiri secara langsung Sekertaris PMI Kabupaten Indramayu Drs Edi Santoso itu, diikuti 498 regu yang terdiri dari peserta tingkat madya atau sekolah menengah pertama (SMP) sebanyak 27 sekolah, dan tingkat wira setara SMA/SMK sebanyak 25 sekolah.

Peserta saling beradu ketangkasan dalam 7 kategori lomba yaitu pertolongan pertama, remaja sehat peduli sesama, olimpiade kepalang merahan, pendidikan remaja sebaya, ranking 1, poster, dan tandu yang terbagi kedalam tandu putra, tandu putri, tandu campuran, serta tandu mono.

Kepala SMKN 1 Jatibarang Drs H Juanda MSi mengatakan gelora semangat relawan remaja (Geserere) 3 Jawa Barat Open, merupakan lomba yang ketiga kalinya diadakan SMKN 1 Jatibarang sebagai ajang adu ketangkasan, keterampilan, dan kemahiran dalam kegiatan PMR tingkat madya dan wira.

“Selain jadi ajang silaturahmi kegiatan PMR di sekolah-sekolah di Jawa Barat, kegiatan ini juga sebagai ajang untuk mengasah ketangkasan, keterampilan dan meningkatkan kemampuan ke PMRan di tingkat madya dan wira,” ucap Juanda saat ditemui Radar Indramayu, di ruang kerjanya.

Menurut Juanda, kegiatan PMR di tingkat sekolah mempunyai peranan penting, karena peserta didik tidak sebatas diberikan kemampuan di bidang kepalang merahan, tetapi menjadi sarana sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik yang siap, siaga dan sigap saat ada bencana, serta membantu kegiatan sosial seperti donor darah.

“Kami berharap kegiatan Geserere bisa terus berjalan, karena ini bisa memacu semangat kegiatan PMR di sekolah-sekolah di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Sekertaris PMI Kabupaten Indramayu, Drs Edi Santoso menuturkan, PMI sangat mengapresiasi event adu ketangkasan PMR tingkat madya dan wira yang di selenggarakan SMKN 1 Jatibarang. Event ini, lanjutnya, menjadi kebanggaan daerah sehingga ajang tersebut dapat memacu kegiatan PMR di tingkat madya dan wira.

“PMI ikut membina PMR juga terutama bagaimana dalam siswa bisa bermasyarakat, peduli terhadap bidang kemanusiaan, meningkatkan kemandirian, ya memiliki tujuh prinsip kepalang merahan diantaranya kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan. Sekarang ada yang kita tambahkan di bidang religiusnya sehingga melalui PMR lebih ditekankan juga pada bidang agamisnya sesuai dengan visi Indramayu Remaja,” bebernya.

Dijelaskan Edi, sebagai bentuk dukungan, pihaknya sudah menyiapkan 1000 sertifikat bagi peserta dari PMI Kabupaten Indramayu, dengan berbagai tingkatan juara, juara harapan, dan keunggulan dengan spesifikasi bidang kemahiran. “Bisa jadi stimulan bagi anak-anak PMR dan bahan evaluasi kegiatan PMR di Kabupaten Indramayu dan kabupaten lainnya, wali murid mendukung, kita berupaya melakukan pembinaan, dan PMR kita arahkan ke sifatnya yang religius, agamis,” ujarnya.

Edi berharap, kedepan bisa lebih baik lagi, dan ada sentuhan dari Dinas Pendidikan untuk mendukung kegiatan yang dimotori SMKN 1 Jatibarang sehingga menjadi program monumental di Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Waka Kesiswaan SMKN 1 Jatibarang Dedi Supriatna MA didampingi Pembina PMR Euis Wasiat SPd mengatakan untuk menyukseskan event PMR tingkat madya dan wira Geserere 3 Jabar Open pihaknya sudah menyiapkan 225 piala.

“Terima kasih kepada semua pihak yang ikut serta menyukseskan kegiatan ini yang dihelat dua tahun sekali, bisa memotivasi kegiatan PMR di sekolah lebih baik,” ujarnya.

Dalam lomba itu, untuk tingkat madya juara 1 diraih SMPN 3 Jatibarang  juara 2 SMPN 1 Sindang, dan juara 3 diraih SMPN 1 Kandanghaur. Sedangkan untuk tingkat wira, juara 1 disabet SMKN 1 Indramayu, juara 2 SMKN 1 Losarang, dan juara 3 SMK PGRI Jatibarang. (oni/adv)

News Feed