oleh

Dana Pembinaan Olahraga Disoal, Karang Taruna Menilai Alokasi Anggaran Minim

INDRAMAYU-Forum Komunikasi Karang Taruna (FKKRT) Kecamatan Bongas menyoroti minimnya sokongan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk pembinaan bidang olahraga sebagai wadah pembinaan minat dan bakat generasi muda.

Kondisi ini tak ayal membuat pembinaan bibit atlet berpotensi untuk meraih prestasi mengalami stagnan bahkan kemunduran.

Ketua FKKRT Kecamatan Bongas, Firman Daus Dedi Pramono mengungkapkan, minimnya anggaran pembinaan bidang olahraga juga merata dihampir semua desa. Padahal fasilitas olahraga cukup mumpuni. Potensi atlet juga sangat banyak.

“Pencetak gol di babak final sepakbola Porda kemarin itu anak Bongas. Prestasinya sudah tingkat provinsi. Tapi karena anggaran pembinaan minim, saat ikut turnamen tingkat kabupaten, Kecamatan Bongas terhenti di babak perempat final,” ungkapnya saat menyampaikan aspirasi pada kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Bongas , kemarin.

Tidak hanya anggaran pembinaan. Biaya untuk mengikuti kompetisi saja, terpaksa harus patungan dan mencari sponsor dari banyak pihak. Itupun dana yang terkumpul tak mencukupi. Sehingga kebutuhan anggaran ditanggung pribadi oleh camat dan para Kuwu.

Padahal, menurut Firman Daus, jika anggaran pembinaan bidang olahraga dialokasikan oleh Pemkab Indramayu secara memadai, prestasi atlet akan meningkat. Di Kecamatan Bongas sendiri banyak bibit berpotensi khususnya pada cabang olahraga sepakbola dan bola voli.

Karena itu, pihaknya berharap, pemkab melalui dinas terkait dapat meningkatkan anggaran sehingga akan semakin banyak event olahraga sebagai sarana evaluasi dan motivasi bagi para remaja agar disibukkan dengan kegiatan positif bidang olahraga. (kho)

 

News Feed