oleh

BKPRMI Gelar Manasik Haji Cilik

INDRAMAYU-DPC Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Losarang sukses menggelar pelatihan manasik haji bagi siswa TK/PAUD se-Kecamatan Losarang, Kamis (23/1).

Bekerjasama Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak (IGTKI) dan Himpunan Tenaga Pendidik dan Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), sebanyak 900 peserta antusias mengikuti pelatihan manasik haji cilik perdana tersebut.

Dibuka resmi Sekretaris Camat Losarang Drs Suharto MSi, kegiatan turut dihadiri Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Indramayu KH Achmad Ambari SHI, Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu H Mardono SE MSi, unsur Muspika serta para kepala TK dan PAUD se-Kecamatan Losarang.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya dalam memantik rasa bangga terhadap Islam sejak dini, dalam diri anak-anak. Upaya mewujudkan cinta Allah SWT dan Rasulnya,” kata Ketua Panitia H Sodikin SAg MPdI didampingi Sekretaris Kaswad SPd.

Pihaknya bersyukur, dipusatkan di lapangan Desa Jangga, Kecamatan Losarang, peserta didampingi guru dan orang tua tampak riang gembira mengikuti seluruh rangkaian manasik haji yang dipandu oleh instruktur dari BKPRMI dan KBIH NU Lohbener.

Mengenakan pakaian serba putih, mereka menjalankan rukun dan wajib haji dengan penuh semangat. Sembari mengikuti kegiatan, peserta juga diberi pembekalan maupun bimbibingan mulai dari tempat berniat sampai kegiatan puncak pelaksanaan ibadah haji.

Seperti tata cara mengambil miqot, cara tawaf, sai, tahalul, berwukuf di Arafah, berangkat ke Muzdhalifah untuk mabit dan mengambil batu kerikil dilanjutkan prosesi lempar jumrah dan seterusnya.

“Melihat semangat dari peserta, Insya Allah kegiatan semacam ini rutin diadakan. Nantinya tidak hanya anak-anak TK dan PAUD saja, orang tuanya ikut sekalian. Kekurangan-kekurangan saat ini akan diperbaiki kedepannya,” ucap Sodikin.

Sementara itu, Sekcam Losarang, Drs Suharto MSi, Ketua DPD BKPRI Kabupaten Indramayu, KH Achmad Ambari SHI, serta Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, H Mardono SE MSi mengapresiasi kegiatan manasik haji cilik tersebut.

Ketiganya mendukung untuk menjadi agenda rutin tahunan. Sebab, anak-anak sejak usia dini memang harus diperkenalkan dengan ibadah-ibadah wajib seperti halnya ibadah haji.

Kegiatan yang digelar ini merupakan bagian dari upaya dalam memantik rasa bangga terhadap Islam sejak dini, dalam diri anak-anak. Sehingga dapat bermanfaat dan membentuk mental spiritual anak. “Semoga kegiatan manasik haji bagi anak-anak usia TK dan PAUD ini terlestari dari tahun ke tahun. Tentunya diharapkan lebih baik ke depan,” tandas Achmad Ambari. (kho)

News Feed