oleh

Sambut Imlek, Kelenteng Budhi Asih Berbenah Pasang Rayusan Lampion

INDRAMAYU- Ratusan lampion berwarna merah menyala sudah terpasang di depan Kelenteng Budhi Asih Jatibarang, kemarin. Selain itu, lili dengan berbagai ukuran dan warna merah juga sudah tertata rapi.

Ya, menjelang Imlek 2571, Kelenteng Budhi Asih Jatibarang terus berbenah. Berbagai persiapan terus dilakukan untuk merayakan Imlek pada malam Sabtu lusa.

Pengurus Kelenteng Budhi Asih Jatibarang, Hendra menyatakan, dalam perayaan Imlek di Kelenteng atau Wihara Budhi Asih Jatibarang, pengurus  sudah melakukan kegiatan bersih-bersih patung dewa dan dewi yang ada di kelenteng seminggu yang lalu.

Selain itu, kata Hendra, melakukan pengecetan bangunan dan pemasanagan pernak pernik hiasan yang khas dari perayaan Imlek yang serba merah, seperti pemasangan lapion dan lilin berbagai ukuran mulai yang kecil, sedang, dan besar, tergantung pesanan dari jamaat.

“Persiapan sudah siap semua, tinggal perayaan di hari H saja. Semua ornamen perayaan Imlek sudah terpasang semua. Sejak sehari yang lalu, paling tinggal ada tambahan lainnya jika ada jemaat yang ingin pasang lampion. Selain itu 100 persen persiapan sudah selesai semua,” ucap Hendra.

Terkait ornamen khas perayaan Imlek yang serba merah, Hendra mengatakan, warna merah memiliki makna tersendiri bagi kalangan Tionghoa yaitu diidentikan dengan api, dimana warma merah ini melambangkan keberuntungan dan suka cita saat perayaan Imlek.  Sedangkan untuk lilin warna merah, sambungnya, menjadi bagian ritual yang selalu ada dalam perayaan Imlek.

“Nyala lilin melambangkan penerangan kehidupan, api pada lilin harus terus menyala selama perayaan Imlek. Penyalaan lilin melambangkan permohonan memdapatkan rezeki, dan penerangan kelak di akhirat,” tuturnya.

Lebih lanjut, dikatakan Hendra, untuk tahun ini tidak ada kegiatan yang besar bagi umat Tionghoa Jatibarang. Sebelum melaksanakan acara inti sembahyang pada pertengahan malam hari, lanjutnya, para jamaat dari sore berkumpul di sekitar kompleks kelenteng untuk mengakrabkan suasana, serta dihibur dengan pertunjukan kesenian barongsai.

“Kita hanya kumpul-kumpul, dan melaksanakan sembahyang pada pertengahan malam harinya. Kita berharap dalam perayaan Imlek tahun ini berjalan lancar, berdoa agar di tahun ini dilimpahkan rezeki, bumi subur makmur, dan aman, dan tentram,” ujarnya.

Sementara itu, Penjaga Kelenteng, Didi mengatakan, pada perayaan Imlek 2571 tahun ini berharap, perayaan dapat berlangsung lancar, diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam usaha, serta Indonesia terhindar dari berbagai bahaya dan becana. (oni)

News Feed