oleh

Pemkab Tetap Siaga dan Waspada Bencana, Kerahkan 1.500 Personel Gabungan

INDRAMAYU-Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Apel Pasukan dan Peralatan Siaga Darurat Bencana Banjir dan Longsor, di Alun-alun Kabupaten Indramayu, Rabu (15/1). Dalam apel itu sekaligus pengukuhan Pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRRB) periode 2020-2025.

Apel dipimpin pelaksana tugas (Plt) Bupati Indramayu, H Taufik Hidayat SH MSi. Apel juga diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur BPBD, Polres, Kodim 0616, relawan tanggap bencana, dan berbagai unsur lainnya yang berjumlah 1.500 orang.

Taufik Hidayat dalam sambutanya menyatakan, kegiatan apel siaga bencana merupakan poros utama peningkatan partisipasi masyarakat, guna menjaga Bumi Wiralodra dari ancaman bencana dan upaya penanggulangan prabencana.

“Gelar apel siaga bencana ini tonggak peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga masing-masing wilayah dari ancaman bencana. Selain, itu apel siaga bencana ini siklus penanggulangan prabencana dengan bekerjasama dengan Polres, Kodim 0616, Instansi/Kedinasan, BUMD/BUMN dan Forum Pengurangan Risiko Bencana Indramayu dan unsur lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, beberapa hari yang lalu sejumlah wilayah di Indramayu diterjang bencana banjir. Hal ini tidak lepas dari bencana yang datang tiba-tiba baik disebabkan faktor manusia maupun takdir alam. Sehingga, katanya, Pemkab Indramayu sampai sat ini akan lebih tetap siaga dan waspada akan datangnya potensi bencana.

“Terkait terjadinya potensi bencana tidak bisa diduga-duga kedatangannya baik ulah manusia atau alam. Terlebih potensi bencana di Indramayu selalu dihadapkan akan adanya banjir rob, banjir bandang dan angin puting beliung. Maka kita harus tetap siaga dan waspada apabila musibah itu benar-benar melanda,” tambahnya.

Ia mengimbau, masyarakat untuk tetap waspada akan timbulnya bencana dan Pemkab Indramayu pun dalam kurun waktu 24 jam siap merespon dan menerima adanya aduan masyarakat melalui Call Centere BPBD Indramayu 081911019911 dan aplikasi Indramayu All in One.

“Pemkab Indramayu akan siap siaga 24 jam di lapangan maupun menerima adanya laporan timbulnya bencana dari masyarakat baik dari Call Centre BPBD Indramayu atau pun dari aplikasi Indramayu All in One yang telah dipusatkan di Command Centre Indramayu,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Taufik berharap, kegiatan apel siaga bencana dapat diteruskan di masing-masing tingkatan wilayah Kabupaten Indramayu. Terutama fase kesiapsiagaan atau mitigasi bencana dalam upaya meminimalisir risiko bencana. “Saya berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan di tingkat kecamatan/desa. Hal ini bertujuan untuk menginisiasi kesiapan semua pihak dalam mengurangi risiko akibat bencana, baik risiko jiwa, harta dan kerusakan lingkungan,” harapnya.

Pada momen tersebut setelah juga dilaksanakan Pengarahan Kesiapsiagaan Bencana bersama BNPB Pusat dengan menghadirkan narasumber Firza Kasubdit Penguatan Ketahanan Masyarakat dan Abdul Salim Guru Besar IAIN Cirebon serta Gatot Yulianto dari IPB Darmaga Bogor Jawa Barat. (oet)

News Feed