oleh

Hati-hati, Jalan Pantura Berlubang

 INDRAMAYU-Hati-hati bagi anda yang melintas di jalur pantai utara (pantura) Kabupaten Indramayu. Diguyur hujan terus-terusan, kondisi jalan mengalami rusak, berlubang di mana-mana. Banyak mobil jadi korban.

Pantauan Radar Indramayu, jalan berlubang tersebar merata. Hampir di semua ruas jalan selalu ada. Mulai wilayah Kecamatan Sukra sampai Sukagumiwang. Hanya kedalamannya yang berbeda.

Kala siang, kerusakan jalan tampak sangat nyata. Pengendara bisa menghindar. Tapi saat malam, jalan berlubang nyaris tak terlihat. Selain karena penerangan kurang memadai, juga karena lubang terisi air sehingga seolah-olah jalan rata.

“Sudah banyak mobil yang jadi korban gara-gara ban tabrak lubang jalan pantura. Dalam semalam sampai ada 8 truk yang jadi korban. Bannya pecah,” ungkap Udi Kewod warga Desa Langut Kecamatan Lohbener, Rabu (15/1).

Dia mengetahuinya, lantaran rumahnya pesis di pinggir jalan pantura yang terdapat lubang. Kedalamannya ditaksir mencapai 30 cm. Titiknya berada persis berdekatan dengan median jalan sebelah selatan di lajur arah Jakarta menuju Cirebon.

Tak jauh dari depan rumahnya pula terdapat tukang tambal ban. “Sampai tukang tambal bannya kecapaian. Soalnya kejadian ban pecah itu sampai beruntun. Mobilnya pada berhenti berderet memanjang merapat ke tukang tambal ban,” katanya.

Kejadian yang dialami korban hampir mirip. Mobil dipacu karena seolah-seolah jalan rata. Tiba-tiba, brakk! ban menghantam jalan berlubang dan akhirnya bocor. “Pas kencang, nggak sempat menghindar. Nggak tahunya, jalan bopeng. Dalam lagi. Untung gak sampai mobilnya terbalik,” sambungnya.

Oleh warga, lubang itu lantas ditambal menggunakan karung berisi tanah dan pasir. Sayangnya, isi karung berceceran lantaran tak kuat dilindas mobil serta diterjang hujan lebat.

Warga lainnya, Rudin membenarkan. Ruas Jalan Raya Lohbener yang sebelumnya mulus, saat ini rusak. Aspalnya mengelupas, berlubang dan bergelombang. “Di beberapa titik terlihat ada perbaikan. Tapi tentu belum semua bisa dijangkau karena banyaknya kerusakan. Jadi pengendara meski harus tetap waspada lewat jalan pantura,” sarannya. (kho)

News Feed