oleh

Polres Indramayu Tanam 10 Ribu Mangrove di Pantai Ujung Ori Indah Kepuh

INDRAMAYU – Kepolisian Resort (Polres) Indramayu kembali melaksanakan gerakan penghijauan di kawasan pantai rawan bencana abrasi. Setelah pantai Plentong, Desa Ujunggebang, Kecamatan Sukra. Kini giliran bibir pantai Ujung Ori Indah Kepuh, Desa Patrol Lor, Kecamatan Patrol ramai-ramai ditanami pohon Mangrove, Jumat (10/1).

Jajaran Polres Indramayu, Forkompimcam Patrol, bersama para pelajar, pamong desa serta penggiat lingkungan hidup ikut serta pada aksi penanaman sebanyak 10 ribu pohon Mangrove yang berlangsung mulai pagi hingga menjelang siang hari tersebut. Luas area tanam yang disasar mencapai 40 meter persegi atau sepanjang 2 kilometer pinggir pantai.

“Sekarang kami tanam sepuluh ribu bibit mangrove di kawasan pantai Ungng Ori. Ini merupakan upaya pencegahan abrasi sekaligus wujud kecintaan dan kepedulian lingkungan terhadap kawasan pesisir pantura,” kata Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto SIK MSi melalui Kapolsek Patrol, Kompol H Mashudi SH MH.

Gerakan penghijauan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Polres Indramayu bersama berbagai elemen masyarakat juga ikut melaksanakannya disejumlah lokasi, salah satunya di pesisir pantura Kecamatan Patrol.

Para perwira dilingkungan Polres Indramayu bersama anggota gabungan dari Polsek Zona 1 terdiri dari Polsek Patrol, Kandanghaur, Gabuswetan, Kroya, Haurgeulis, Bongas dan Polsek Anjatan ikut terjunkan. Aksi tanam mangrove juga melibatkan anggota Koramil Anjatan, TNI AL, Satpol PP Kecamatan Patrol dan pamong Desa Patrol Lor.

Camat Patrol, Teguh Budiarso SSos mengapresiasi langkah yang diinisiasi oleh jajaran kepolisin. Manfaat mangrove yang tumbuh berjajar bisa menjadi benteng pencegah abrasi atau pengikisan pantai oleh gelombang air laut. Mangrove berfungsi untuk melindungi wilayah pesisir dengan akarnya yang sangat efisien. Hal ini akan menjadikan pelindung pengikisan tanah akibat air.

“Tanaman mangrove sangat penting bagi kehidupan warga yang bermukim di wilayah pesisir. Apalagi di Pantai Ujung Ori ini menjadi salah satu kawasan wisata bahari. Sehingga memperbanyak tanaman mangrove tidak hanya meminimalisir dampak bencana utamanya abrasi. Sekaligus diharapkan keberadaan mangrove ini dapat menjadi salah satu objek wisata andalan,” terang dia. (kho

News Feed